Sumsel Siap Sinkronkan Tata Ruang untuk Proyek Tol Tanjung Carat

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Pemprov Sumsel siap sinkronkan tata ruang proyek Tol Tanjung Carat.

, PALEMBANG, – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan komitmennya dalam mendukung sinkronisasi tata ruang untuk mempercepat pembangunan jalan tol menuju Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin. Proyek ini merupakan bagian dari strategi penguatan konektivitas dan logistik daerah.

Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, dalam keterangan tertulis pada Kamis, menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan support penuh terhadap percepatan proyek tersebut. Dukungan ini mencakup sinkronisasi tata ruang, izin daerah, koordinasi lintas kabupaten/kota, serta mengatasi beragam halangan di lapangan.

Pelabuhan Tanjung Carat mempunyai peran strategis sebagai gerbang logistik utama Sumatera Selatan dan simpul konektivitas ekspor impor regional. Edward Candra menambahkan, "Integrasi pelabuhan dengan jaringan jalan tol bakal memangkas biaya logistik, meningkatkan efisiensi distribusi, dan memperkuat daya saing investasi daerah."

Proyek ini diharapkan memberikan akibat ekonomi nan luas, mulai dari peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja baru, pertumbuhan area industri, hingga mendorong hilirisasi komoditas unggulan Sumsel.

Pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menyatakan proyek tersebut adalah pengembangan lanjutan backbone Jalan Tol Trans Sumatera. Akan dibangun jalan tol interkoneksi dari pintu Tol Betung menuju area Pelabuhan Tanjung Carat sepanjang sekitar 80 kilometer.

Selain itu, ruas Palembang-Prabumulih juga bakal diperpanjang sekitar 37 kilometer hingga Muara Enim untuk mendukung akses menuju area sumber daya alam dan pengedaran komoditas. Total investasi pembangunan tol ini diperkirakan mencapai Rp26 triliun.

Proyek jalan tol dan pelabuhan ini bakal menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan bangunan jalan tol dikerjakan oleh PT Hutama Karya.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional