Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan seluruh proses pembangunan dan pengoperasian dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan melalui sistem resmi dan berbasis sistem.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak nan mengaku dapat membantu mengurus alias meloloskan pendirian dapur MBG.
Pernyataan itu disampaikan menyusul munculnya kesalahpahaman mengenai penyampaian pemerintah mengenai sekitar 13 ribu titik dapur MBG nan tengah dipetakan.
"Jadi sempat ramai ada pernyataan seolah-olah kita membuka segera 13 ribu dapur. Bukan. Sudah ada di info kita sekitar 13 ribu lebih dapur nan ada statusnya, ada nan baru titik, ada juga nan sudah selesai," kata Sudaryono dalam konvensi pers usai Rapat Koordinasi Terbatas Menteri Koordinator Bidang Pangan mengenai perbaikan tata kelola MBG di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8).
Menurut Sudaryono, info tersebut merupakan hasil pemetaan nan kemudian dipadankan (overlay) dengan info stunting dari Kementerian Kesehatan untuk menentukan wilayah prioritas penyelenggaraan program MBG.
"Dari info ini kita overlay dengan datanya Kementerian Kesehatan, mana nan prioritas nan stuntingnya tinggi dan tinggi sekali. Kemudian kita petakan, kita overlay dengan info dapur nan sudah siap ini," ujarnya.
Tegaskan Tak Ada Jalur Khusus
Sudaryono mengatakan kesalahpahaman itu dimanfaatkan sejumlah oknum nan menawarkan jasa pengurusan pembangunan dapur MBG di daerah.
Karena itu, dia menegaskan tidak ada jalur unik maupun "orang dalam" nan dapat mempercepat proses persetujuan pembangunan dapur MBG.
"Kadang-kadang pernyataan sedikit itu kemudian pemahamannya berbeda. Karena pemahaman berbeda ada oknum-oknum nan kemudian, minta maaf Pak Menko, menjajakan jasa di level bawah," katanya.
Ia memastikan seluruh proses dilakukan secara transparan dan berbasis sistem.
"Jadi saya pastikan jika ada orang mengaku orangnya siapa pun kemudian bisa membantu, saya pastikan bohong. Jadi semua kita by system dan semuanya kita transparan," tegas Sudaryono.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·