Sudah Sebulan Keluarga Tak Dapat Kabar dari WNI yang Disandera Perompak Somalia

Sedang Trending 15 jam yang lalu
Makassar -

Kapten kapal MT Honour 25 asal Sulawesi Selatan (Sulsel), Ashari Samadikun (33), dan kawan-kawannya sudah tiga bulan disandera perompak Somalia. Ayah Ashari, Syamsuddin Dg Ngawing, mengaku sudah tidak menerima berita dari anaknya dalam sebulan terakhir.

"Belakangan ini sudah nyaris satu bulan kami betul-betul tidak menerima berita apa pun, sehingga kami tidak mengetahui gimana kondisi mereka maupun sejauh mana perkembangan penanganan kasus ini," ujar Syamsuddin, dilansir detikSulsel, Selasa (28/7/2026).

Dia mengaku mendapat berita para korban sudah tidak berada di atas kapal. Dia berambisi pemerintah memberikan info pasti mengenai nasib anaknya dan awak kapal lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai orang tua, tentu saya sangat cemas dan resah dengan keadaan ini. Karena itu, saya memohon support Bapak agar kiranya dapat membantu memantau dan memberikan info nan pasti mengenai keberadaan serta kondisi anak saya dan seluruh awak kapal," ujarnya.

"Kami hanya berambisi ada kepastian agar family tidak terus menerus hidup dalam kecemasan," sambung Syamsuddin.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan pemerintah terus berupaya untuk membebaskan WNI dalam kapal MT Honour 25 nan dibajak di Somalia. Dia mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi langsung dengan para pembajak tersebut.

"Jadi kita juga sudah melakukan komunikasi, termasuk dengan pembajak itu sendiri," kata Sugiono di kompleks parlemen, Senayan, Rabu (20/5).

Sugiono menjelaskan Kemlu juga intens berkoordinasi dengan kedutaan negara terdekat dari Somalia. Hal itu untuk membantu memastikan keselamatan para WNI nan disandera.

"Ini proses-proses penyelamatannya itu dilakukan, kita berkoordinasi juga dengan kedutaan. Jadi ada beberapa kedutaan kita nan terlibat, kedutaan kita di Nairobi (ibu kota Kenya)," ucap dia.

Simak selengkapnya di sini.

(haf/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News