Subsidi dan Kompensasi Listrik Naik Tiap Tahun, Ini Datanya

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa tidak adanya penyesuaian tarif listrik dalam jangka waktu nan cukup panjang, menjadi salah satu aspek utama nan mendorong kenaikan subsidi dan kompensasi listrik di Indonesia dari tahun ke tahun.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan, tarif listrik nan bertindak saat ini relatif tidak mengalami perubahan sejak 1 Januari 2017. Akibatnya, beban subsidi dan kompensasi listrik nan kudu ditanggung pemerintah mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

"Ini menjadi salah satu aspek utama nan menjadikan beban subsidi maupun kompensasi terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun," kata Tri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) berbareng Komisi XII DPR RI, Kamis (4/6/2026).

Ia lantas memaparkan bahwa total subsidi dan kompensasi listrik terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Berikut datanya:

  • Tahun 2020: Rp64,69 triliun
  • Tahun 2021: Rp73,72 triliun.
  • Tahun 2022: Rp123,13 triliun
  • Tahun 2023: Rp142,63 triliun
  • Tahun 2024: Rp177,25 triliun
  • Tahun 2025: Rp200,19 triliun.

"Untuk tahun 2026 ini sesuai APBN ditetapkan subsidi listrik sebesar Rp100,83 triliun dan diproyeksikan kebutuhan kompensasi sebesar Rp144 triliun. Apabila kita lihat hingga April ini, maka realisasi pembayaran subsidi listrik dan kompensasi telah mencapai Rp59,9 triliun dengan rincian subsidi Rp30 triliun dan sisanya kompensasi Rp29,94 triliun," paparnya.

(wia)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News