Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia mengungkapkan sekitar 7.000 tentara asing dari 70 negara terlibat dalam perang di Ukraina.(Dok. Sputink)
AKADEMI Ilmu Pengetahuan Rusia mengungkapkan bahwa sekitar 7.000 tentara asing dari lebih 70 negara terlibat dalam pertempuran di pihak Ukraina melawan pasukan Rusia. Data ini menyoroti keterlibatan signifikan personel internasional dalam bentrok nan terus berjalan hingga Agustus 2026.
Kepala Pusat Informasi Sains dan Analitis di Institut Studi Ketimuran Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Nikolai Plotnikov, menyatakan bahwa para pejuang tersebut kebanyakan berasal dari negara-negara di Eropa dan Amerika Latin. Ia menyebut negara-negara asal tersebut umumnya mempunyai kebijakan nan keras terhadap Rusia.
"Sekitar 7.000 tentara bayaran asing bertempur melawan tentara Rusia. Mereka berasal dari 70 negara lebih," ujar Plotnikov dalam keterangannya kepada RIA Novosti, sebagaimana dikutip pada Minggu (30/8).
Berdasarkan info tersebut, golongan tentara asing terbesar berasal dari Kolombia, diikuti oleh negara Amerika Latin lainnya seperti Meksiko dan Brasil. Sementara itu, dari wilayah Eropa, penduduk negara Polandia dan Finlandia tercatat sebagai golongan kontingen terbesar nan berasosiasi dengan militer Ukraina.
Menariknya, Plotnikov mencatat adanya tren penurunan jumlah personel asing dari Amerika Serikat dan Georgia dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, kehadiran mereka tetap menjadi perhatian serius bagi pihak Moskow.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia memperingatkan bahwa militer mereka bakal terus menargetkan pasukan asing di medan perang. Pihak Rusia menuduh otoritas Ukraina sengaja mengorbankan tentara asing dalam pertempuran berisiko tinggi.
Laporan tersebut juga mengungkap keluhan dari para tentara asing mengenai buruknya koordinasi dengan militer Ukraina. Kondisi ini membikin upaya memperkuat hidup di medan perang Ukraina jauh lebih susah dan intens dibandingkan pengalaman mereka dalam bentrok di Afghanistan alias Timur Tengah. (Ant/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·