
Ilustrasi berjemur untuk pemulihan stroke. (Foto: dok Magnific/jcomp)
JAKARTA - Selama ini, pemulihan setelah stroke biasanya identik dengan fisioterapi, obat-obatan, dan menjalani rehabilitasi dalam waktu cukup panjang. Namun, penelitian dari All India Institute of Medical Sciences (AIIMS) menunjukkan ada perihal sederhana nan mungkin turut mendukung proses tersebut, ialah berjemur.
Melansir The Times of India, studi nan dilakukan pada November 2023 hingga April 2025 tersebut melibatkan 40 pasien nan mengalami stroke sedang. Para peneliti membagi pasien ke dalam dua kelompok. Satu golongan menjalani perawatan rehabilitasi, sedangkan golongan lainnya mendapatkan perawatan nan sama ditambah paparan sinar matahari.
Hasil penelitian menunjukkan golongan nan mendapatkan paparan sinar mentari mengalami pemulihan nan lebih baik.
Menurut dr. Sitla Prasad Pathak, Principal Consultant bagian Neurosciences dan Neurology, nan tak terlibat dalam penelitian tersebut, pasien stroke mempunyai akibat kekurangan vitamin D lantaran selama masa pemulihan mereka condong lebih jarang mendapatkan paparan sinar matahari.
Ia menjelaskan, kadar vitamin D nan cukup dikaitkan dengan lebih sedikit masalah pada otot dan saraf serta akibat jatuh nan lebih rendah. Hal tersebut krusial diperhatikan lantaran jatuh menjadi salah satu akibat nan perlu diwaspadai pada pasien stroke.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·