Strategi Mendagri agar Sumatera Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong penguatan integrasi ekonomi antarwilayah di Sumatera untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Tito menilai Sumatera mempunyai modal besar berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, serta posisi strategis di jalur perdagangan internasional. Ia menyebut Sumatera mempunyai 63 juta masyarakat alias 21,9 persen dari total populasi Indonesia dengan wilayah nan luas, modal ini menjadi kunci krusial bagi sebuah wilayah untuk berkembang.

“Saya percaya kelebihan Sumatera itu sumber daya alamnya luar biasa, baik di darat maupun nan laut, baik di permukaan maupun nan di bawah permukaan. Makanya disebutkan pulau emas, pulau harapan,” ujar Tito, saat membuka Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera di JW Marriott Hotel, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui pembangunan nan tidak lagi melangkah secara sektoral. Sebaliknya, pembangunan perlu mengintegrasikan produksi, pasar, infrastruktur, dan perdagangan antardaerah hingga lintas negara.

“Yang saya tangkap adalah integrasi regional, integrasi ekonomi, pembangunan regional,” ujarnya.

Tito juga mendorong konektivitas lintas Sumatera agar tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi penggerak pusat-pusat ekonomi baru. Selain itu, kerja sama antardaerah perlu dimanfaatkan untuk memperkuat pasokan komoditas sekaligus mengendalikan harga.

“Kalau itu bisa dikerjasamakan maka daerah-daerah nan inflasinya tinggi, harganya tinggi lantaran suplainya kurang, bisa disuplai dari wilayah nan cukup suplainya. Dan nyaris untuk semua, nyaris semua pangan di Sumatera ini, nyaris semuanya ada,” katanya.

Puspen Kemendagri

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita