
Pemerintah memastikan persediaan energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji (LPG), dalam kondisi aman. (Foto: okezone.com/Pertamina)
JAKARTA — Pemerintah memastikan persediaan energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji (LPG), dalam kondisi kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri. Seluruh jenis BBM tercatat mempunyai persediaan di atas pemisah minimal nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, persediaan BBM Pertalite (RON 90) sebagai BBM bersubsidi saat ini mencapai 24,39 hari, lebih tinggi dari pemisah minimal nan ditetapkan secara nasional.
Sementara itu, Pertamax (RON 92), BBM nonsubsidi dengan nilai pasar, mempunyai persediaan sekitar 28 hari, jauh di atas pemisah minimal 11 hari. Adapun Pertamax Turbo (RON 98) tercatat mempunyai persediaan sekitar 31 hari.
"Jadi saya pikir untuk urusan bensin, insyaallah clear," ujar Bahlil, Sabtu (14/3/2026).
Selain bensin, pemerintah juga memastikan stok solar subsidi dalam kondisi aman, dengan persediaan tercatat mencapai 16,41 hari, di atas pemisah minimal nan ditetapkan. Sedangkan untuk solar nonsubsidi, cadangannya mencapai 46 hari.
Bahlil menambahkan, stok bahan bakar untuk sektor penerbangan juga aman, dengan persediaan avtur mencapai 38 hari. Sementara itu, pasokan minyak tanah tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah juga memastikan kesiapan LPG nasional kondusif menjelang periode mudik dan Lebaran, dengan persediaan nasional berada di kisaran 15,66 hari.
"Kami laporkan kepada Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden bahwa persediaan menjelang hari raya untuk semua BBM dan LPG insyaallah aman," kata Bahlil.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·