Stok BBM Aman Tak Akan Habis 20 Hari, Ini Penjelasannya

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

JAKARTA - Cadangan BBM nasional sekitar 20 hari bukan berfaedah bahwa setelah itu BBM bakal habis. Sebab, Pertamina terus melakukan stabilisasi stok BBM.

Untuk itu, masyarakat diminta tenang, tidak panik dan tidak melakukan penimbunan lantaran justru berakibat jelek terhadap ekonomi. 

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro mengatakan, nan dimaksud persediaan BBm sekitar 20 hari adalah persediaan operasional, semacam inventory. Cadangan tersebut, berada dalam penyimpanan alias storage. 

”Masyarakat tidak perlu khawatir. Karena nan namanya 20 hari, tidak kemudian 20 hari ke depan habis. Tapi ketika dijual, katakanlah hari ini dijual seribu, Pertamina bakal mendatangkan juga seribu, apalagi lebih. Karena mereka berkepentingan, upaya mereka running terus,” kata Komaidi di Jakarta,  Minggu (8/3/2026).

Sebagai ilustrasi, Komaidi memisalkan toko. Ketika peralatan terjual, pasti bakal membeli lagi untuk mengisi stok.  Dan kondisi seperti itu, jelasnya, sebenarnya juga sudah berjalan lama dan reguler. Tidak hanya saat ini saja. 

Cadangan BBM sekitar 20 hari tersebut, menurut Komaidi, apalagi lebih tinggi dibandingkan beberapa negara lain. Termasuk Laos dan Vietnam. 

”Vietnam 15 hari persediaan operasionalnya. Laos hanya 10 hari. Artinya, sebetulnya ini sesuatu nan biasa,” ujarnya. 
 
Komaidi berambisi masyarakat tenang, termasuk menjelang Idul Fitri. Karena Pertamina tentu sudah mempersiapkan pendistribusian dengan baik, termasuk melalui Satgas Ramadhan dan Idulfitri. ”Dan saya kira stok di masing-masing wilayah juga sudah aman,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com