Jakarta -
Stasiun Gambir bakal direnovasi dan bisa melayani penumpang commuter line alias KRL. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI menargetkan pembaharuan Stasiun Gambir rampung pada 2028.
"Kalau dari KAI berambisi ini bisa selesai di tahun 2028 jika nggak salah," ujar Dudy di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).
Dudy menjelaskan, Stasiun Gambir nantinya melayani naik dan turun penumpang KRL. Saat ini, Stasiun Gambir hanya melayani perjalanan kereta api jarak jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, rencananya bisa seperti itu (untuk jasa KRL)," jelas Dudy.
Saat ditanya lebih lanjut, Dudy menjelaskan bakal ditambah jalur di Stasiun Gambir untuk KRL. "Iya, kelak ada penambahan jalur untuk KRL juga di situ," katanya.
Renovasi Stasiun Gambir
Rencana pembaharuan Stasiun Gambir ini sebelumnya juga telah dilaporkan Dudy berbareng Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. Dudy mengatakan, dalam pertemuan itu banyak dibahas soal pengembangan perkeretaapian di tanah air.
Bobby kala itu buka-bukaan soal beberapa laporan nan dipaparkan, salah satunya rencana melakukan pembaharuan besar-besaran Stasiun Gambir. Menurut Bobby, sejenak lagi pembaharuan bakal dilakukan dan dalam dua tahun ke depan targetnya Stasiun Gambir bakal menjadi stasiun nan jauh lebih baik.
"Gambir kelak direncanakan bakal melakukan renovasi, kelak dalam 2 tahun punya Gambir nan oke," terang Bobby sembari mengacungkan jempolnya, di Istana Kepresidenan, Kamis (11/6/2026).
Bobby sempat ditanya soal rencana menjadikan Stasiun Gambir menjadi stasiun kereta rel listrik (KRL) dan memindahkan semua jasa kereta jarak jauh ke Stasiun Manggarai.
Saksikan Live DetikSore:
(rea/ara)
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·