Spanyol Tetapkan Masa Berkabung 3 Hari Usai Kecelakaan Kereta Tewaskan 68 Orang

Sedang Trending 15 jam yang lalu

Arief Setyadi , Jurnalis-Jum'at, 30 Oktober 2026 |04:02 WIB

Spanyol Tetapkan Masa Berkabung 3 Hari Usai Kecelakaan Kereta Tewaskan 68 Orang

Kecelakaan kereta di Spanyol (Foto: BBC)

SPANYOL - Pemerintah Spanyol menetapkan masa berkabung selama tiga hari setelah 68 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam kecelakaan kereta api pada Rabu 28 Oktober 2026. Kecelakaan itu menjadi salah satu nan terburuk dalam sejarah modern Eropa.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengatakan bahwa seluruh Spanyol berduka. Ia mengungkapkan, bahwa "kehidupan telah hancur, family telah tercerai-berai, rasa sakitnya sangat besar".

Melansir BBC, Kamis (29/10/2026), ratusan personel telah dikerahkan ke letak untuk membantu proses pemindahan dan pemulihan, menurut Kementerian Dalam Negeri Spanyol. Bahkan, petugas juga menggunakan drone dan helikopter untuk mencari korban serta menyingkirkan puing-puing.

Tim penyelamat bekerja sepanjang malam di bawah sorotan lampu untuk memotong badan gerbong logam dan mencari korban. Hingga kini, sejumlah korban tewas dalam kecelakaan tersebut tetap belum teridentifikasi.

Para pejabat tengah menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Adapun kejadian bermulai ketika sebuah kereta nan melaju dari Madrid menuju Seville menabrak kereta lain nan sedang berhenti.

Kereta nan berakhir itu dioperasikan perusahaan kereta api swasta Iryo dan membawa 147 penumpang. Menteri Transportasi Spanyol Óscar Puente mengatakan, kereta tersebut berakhir di rel akibat gangguan pada sistem komputer.

Puente menjelaskan, ketika terjadi kegagalan sistem, pusat kendali nan beraksi selama 24 jam di Madrid semestinya mengambil alih penanganan. Namun, pusat kendali tersebut justru mengambil keputusan dengan memerintahkan kereta kembali bergerak tanpa pembatasan kecepatan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑