Awaludin
, Jurnalis-Jum'at, 30 Oktober 2026 |11:50 WIB

Lokasi pusat info Google di Muhos, Finlandia (foto: Alessandro Rampazzo/AFP)
FINLANDIA - Pemerintah Finlandia memerintahkan penghentian sementara pekerjaan di dua letak proyek pusat info milik Google. Langkah tersebut diambil setelah muncul dugaan pembukaan lahan rimba tanpa melalui penilaian akibat lingkungan (AMDAL) nan diwajibkan.
Dilansir dari Al Jazeera, Jumat (30/10/2026). Otoritas pemerintah Finlandia melalui Badan Pengawas Finlandia (LVV) meminta Tuike Finland, perusahaan nan mewakili Google, segera menghentikan seluruh aktivitas persiapan nan berpotensi mengubah kondisi lingkungan secara signifikan di letak proyek Muhos dan Kajaani.
Perintah tersebut kudu dipatuhi paling lambat 23 Oktober 2026. LVV juga tengah menyelidiki dugaan pembalakan ratusan hektare rimba di kedua wilayah tersebut tanpa didahului penilaian akibat lingkungan.
Kepala Departemen Lingkungan LVV, Tommi Muilu, mengungkapkan, bahwa sejumlah pekerjaan telah dilakukan di letak proyek. Di antaranya pembalakan pohon, pengangkatan lapisan tanah atas, pembangunan jalan dan area penyimpanan, hingga perubahan sejumlah parit.
Ketua Asosiasi Konservasi Alam Finlandia, Hanna Halmeenpaa, mengatakan kepada instansi buletin AFP bahwa area alam nan semestinya dilindungi turut terdampak. Luas area rimba nan mengalami pembukaan lahan tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 300 hektare alias sekitar 741 acre.
LVV memberikan tenggat hingga 14 Oktober kepada Tuike Finland untuk menyampaikan penjelasan dan rincian rencana kelanjutan proyek. Perusahaan itu juga diingatkan dapat menghadapi proses penegakan norma andaikan tidak mematuhi ketentuan nan ditetapkan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·