Sepeninggal Raja Harald V pada Jumat (28/8) lalu, Norwegia mempunyai raja dan putri mahkota baru. Mereka adalah Raja Haakon VIII dan Putri Ingrid Alexandra. Ingrid pun menjadi calon ratu berkuasa pertama negara Skandinavia tersebut dalam 600 tahun terakhir.
Pada Selasa (1/9), Raja Haakon VIII mengambil Oath of Allegiance atau sumpah hormat negara di hadapan Storting, Parlemen Norwegia. Lewat pengambilan sumpah tersebut, Haakon sah menjadi penguasa kerajaan.
Menyusul momen tersebut, Putri Ingrid menandatangani deklarasi tertulis nan berisi pengesahan atas posisinya sebagai Putri Mahkota. Dengan ini, Ingrid secara resmi bakal bisa menggantikan Haakon dalam kapabilitas regent (penjabat raja alias ratu) jika sang ayah sakit, berhalangan, alias sedang bepergian.
Dengan perubahan gelar ini, Ingrid mencatat sejarah baru. Jika dia nantinya naik takhta, dia bakal menjadi ratu berkuasa (queen regnant) pertama Norwegia dalam enam abad terakhir. Ratu berkuasa terakhir adalah Ratu Margaret nan memimpin pada 1388—1412.
Ingrid Alexandra juga merupakan personil pertama Kerajaan Norwegia nan terdampak perubahan garis takhta pada 1990. Sebelumnya, anak wanita sulung tidak bisa langsung menjadi pewaris takhta jika dia mempunyai adik laki-laki.
Contohnya adalah Putri Martha Louise, kakak Raja Haakon VIII. Meski dia adalah anak sulung dari mendiang Harald V dan Ratu Sonja, Martha Louise bukanlah pewaris takhta langsung.
Dengan perubahan undang-undang, Norwegia menetapkan bahwa pewaris takhta langsung adalah anak sulung seorang raja alias ratu. Ingrid pun menjadi Putri Mahkota lantaran dia merupakan anak tertua Haakon VIII dan Ratu Mette-Marit. Adik laki-laki Ingrid, Pangeran Sverre Magnus, berada di urutan selanjutnya.
Sosok Ingrid Alexandra
Ingrid Alexandra lahir pada 21 Januari 2004. Sebagai anak sulung dari Haakon VIII dan Mette-Marit, Ingrid langsung menjadi penerus takhta Kerajaan Norwegia. Dia mempunyai satu kakak sambung, Marius Borg Hoiby, nan merupakan anak pertama Ratu Mette-Marit sebelum menikah dengan Haakon. Adiknya adalah Sverre Magnus nan sekarang berumur 20 tahun.
Bukan hanya orang tua kandungnya nan bangsawan, ayah dan ibu baptisnya juga personil kerajaan di Eropa. Raja Felipe VI dari Spanyol dan Raja Frederik dari Denmark merupakan ayah baptis Ingrid, sementara bibinya, Putri Martha Louise, dan Putri Mahkota Victoria dari Swedia adalah ibu baptisnya.
Sejak kecil, Ingrid sudah berlatih surfing alias selancar, sama seperti ayahnya. Bahkan, pada Oktober 2020, Ingrid—saat itu berumur 16 tahun—meraih lencana emas di kejuaran selancar nasional Norwegia. Dia juga senang melakukan olahraga lainnya seperti ski dan kickboxing.
Sama halnya dengan para calon ratu Eropa lain, Ingrid Alexandra kudu menjalani pendidikan militer. Pendidikan ini merupakan fondasi Ingrid sebelum menjabat sebagai panglima militer tertinggi, ketika dirinya menjadi ratu. Dia memulai pendidikan pada Januari 2024 dan selesai di 4 April 2025.
Nama Ingrid Alexandra cukup bersih dari skandal, tetapi tidak dengan personil keluarganya. Kakak sambung Ingrid, Marius, ditangkap pada 2024 lampau akibat dugaan kekerasan seksual. Di 2026, Marius divonis empat tahun penjara. Kemudian, ibunya, Mette-Marit, juga menjadi perbincangan usai diduga terafiliasi dengan Jeffrey Epstein, pelaku perdagangan seks.
Pada Juli 2025, Ingrid memulai pendidikan tinggi di University of Sydney. Namun, belum genap setahun berkuliah di Australia, dia memilih kembali ke Norwegia dan melanjutkan studi di University of Oslo. Alasan kembalinya Ingrid adalah untuk tetap dekat dengan ibunya nan menderita penyakit kronis pulmonary fibrosis. Akibat penyakit ini, Mette-Marit menjalani transplantasi paru-paru pada Juni 2026.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·