Sosok Josepha Alexandra, dari Protes Juri Sampai Diundang ke Medan Merdeka Selatan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Nama Josepha Alexandra atau Ocha mendadak ramai diperbincangkan. Siswi kelas XI SMAN 1 Pontianak viral setelah berani menyuarakan protes atas keputusan membingungkan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR.

Di kejuaraan LCC tersebut, Ocha melakukan interupsi setelah juri memberikan nilai minus atas jawabannya berangkaian dengan proses pemilihan personil BPK. Ocha heran lantaran golongan lainnya diberi poin 10 padahal jawabannya sama.

"Dewan juri, izin. Tadi kami menjawabnya sama seperti regu B. Tadi saya mengatakan seperti ini 'Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh presiden'," kata Ocha.

Juri bersikeras ada nan kurang dari jawaban Ocha. Sebaliknya, Ocha juga meyakinkan apa nan disampaikan sama dengan golongan lain.

"Pak maaf, mungkin boleh bisa memandang pandangan dari nan lain, mungkin dari penonton, apakah ada nan mendengar saya mengatakan DPD?" tanya Ocha.

Momen tersebut kemudian viral di media sosial. Banyak nan memuji keberanian siswi tersebut meluruskan keputusan yang dianggap salah dan merugikan. Publik kemudian dibuat penasaran dengan sosok siswi tersebut.

Dapat Beasiswa ke China

Siswi Josepha banjir pujian dan support setelah berani melakukan protes atas penilaian juri nan dianggapnya tidak adil. Karena sikap tersebut, Ocha diganjar 'hadiah'.

Salah satunya dari Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda. Rifqi kagum dengan keberanian Josepha. Sebagai corak apresiasi, dia beriktikad memberikan danasiwa S1 ke China kepada Josepha.

"Josepha bakal abang berikan danasiwa kuliah cuma-cuma di China," ujar Rifqi seperti dikutip dari akun facebook pribadinya, Selasa (12/5/2026).

Selain beasiswa, sebagai alumni SMA 1 Pontianak, Rifqi juga berjanji mempekerjakan Josepha di perusahaan multinasional setelah menyelesaikan studi di China.

"Dan kelak bakal ada pemberian pekerjaan langsung dari beragam perusahaan multinasional untuk Josepha jika sudah lulus dari China," kata Rifqi.

Politikus NasDem ini bangga lantaran Josepha pantang menyerah mempertahankan kebenaran atas gagasan.

"Abang bangga dengan Josepha telah menjadi dutanya SMA 1 Pontianak nan sekarang sudah menasional dengan peristiwa ini. Kita ambil hikmahnya peristiwa ini," ungkap Rifqi.

Diundang Bertemu Wapres

Tak sekadar dijanjikan danasiwa ke China, Ocha dan teman-temannya nan mengikuti LCC mewakili SMAN 1 Pontianak juga mendapat undangan ke Istana Wakil Presiden di Jalan Medan Merdeka Selatan untuk berjumpa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ocha dan teman-temannya mengaku senang bisa berjumpa Wapres.

“Ini menjadi suatu angan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, mereka juga mendapat motivasi dan semangat dari Gibran. Agar terus belajar dan berprestasi.

“Kami juga diberi motivasi dan tips and trick juga gimana caranya kelak untuk public speaking ataupun untuk berdebat di muka umum,” kata Ocha kepada wartawan usai pertemuan, Rabu (13/5/2026).

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita