Soroti Rp20 Miliar dan Skripsi, Ferdinand Sebut Ada Konspirasi amp;039;Kelompok Soloamp;039;

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Nur Khabibi , Jurnalis-Jum'at, 10 April 2026 |07:52 WIB

Soroti Rp20 Miliar dan Skripsi, Ferdinand Sebut Ada Konspirasi 'Kelompok Solo'

Praktisi norma Ferdinand Hutahaean (foto: tangkapan layar)

JAKARTA – Praktisi hukum, Ferdinand Hutahaean, menyatakan dirinya meyakini mantan Presiden RI, Joko Widodo enggan kasus dugaan pencemaran nama baik bergulir ke ruang sidang. 

Menurutnya, narasi soal Rp20 miliar mengenai restorative justice dalam perkara tersebut merupakan buatan dari pihak Jokowi.

"Bagi saya ini adalah sebuah persekongkolan nan justru dikreasi oleh, saya mengatakan golongan Solo. Mengapa demikian? Bagi saya, Pak Jokowi sampai sekarang adalah orang nan tidak bakal pernah berani membawa perkara ini ke pengadilan," kata Ferdinand dalam program Interupsi iNews TV, Kamis 9 April 2026.

Ferdinand meyakini, jika perkara ini masuk ke ruang sidang, Jokowi bakal kesulitan menjawab pertanyaan dari pengacara kubu lawan. Salah satunya mengenai pembimbing skripsi.

"Salah satunya kelak bakal ditanya, 'Siapa sebetulnya pengajar pembimbing skripsi Pak Jokowi?'. Ini bakal menjadi pertanyaan nan tidak pernah bisa dijawab, lantaran dulu Pak Jokowi mengaku Pak Kasmujo," ujarnya.

"Pak Kasmujo kemudian belakangan membantah. Dan sampai sekarang kita tidak pernah mendengar lagi siapa sebetulnya pengajar pembimbing skripsi Pak Jokowi," sambungnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com