Sopir Fortuner Diamuk di Tanah Abang: Ditabrak Duluan lalu Diteriaki Tabrak Lari

Sedang Trending 6 hari yang lalu
Ilustrasi kaca mobil pecah. Foto: Shutterstock

Mobil Toyota Fortuner nan diamuk massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, rupanya berasal dari cekcok antara pengemudi mobil dengan sejumlah pengendara motor.

Polisi mengungkap, berasas pengakuan ES (44) pengemudi fortuner, mobil tersebut sempat ditabrak lebih dulu sebelum akhirnya diteriaki tabrak lari hingga dikejar warga.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Dhimas Prasetyo

“Pengendara sepeda motor menabrakkan motornya ke mobil fortuner (pengakuan pengendara Fortuner). Selanjutnya pengendara sepeda motor terus mengejar sembari teriak tabrak lari sehingga makin banyak masa nan mengejar dan melakukan perusakan,” kata Dhimas, Selasa (9/6).

Setelah itu, pengendara motor disebut terus mengejar sembari meneriakkan tabrak lari hingga memancing penduduk ikut mengejar.

Keributan kemudian bersambung saat mobil sempat dihentikan di perjalanan. Massa disebut melakukan perusakan hingga menyebabkan pengemudi mengalami luka di kepala sebelum akhirnya melarikan diri ke arah Tanah Abang.

“Selanjutnya dalam perjalanan mobil tersebut bisa dihentikan dan kembali terjadi keributan nan mengakibatkan luka dan perusakan mobil, selanjutnya pengendara Fortuner kabur ke arah Tanah Abang berakhir di TKP dalam keadaan mobil sudah dirusak masa dan luka di kepala,” tutup dia.

kumparan post embed

Sebelumnya, video sebuah Toyota Fortuner diamuk massa di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, viral di media sosial. Dalam video itu, massa tampak mengejar mobil, merusak kaca, hingga mengerumuni kendaraan setelah pengemudi berhenti. Narasi nan beredar menyebut peristiwa itu dipicu dugaan tabrak lari.

Polisi sempat mengamankan ES (44) pengemudi Fortuner tersebut. ditemukan personil polisi di letak kejadian lampau dibawa ke instansi polisi untuk dimintai keterangan.

“Dan kemudian untuk pengemudi Fortuner dan mobil Fortuner dari TKP ditemukan oleh Briptu Deri (Anggota SPKT) dibawa ke instansi polsek lanjut,” kata Erlyn saat dikonfirmasi, Minggu (7/6).

“Saat ditanya-tanya dengan tujuan untuk mengetahui kronologis kejadian dan menentukan pembuatan LP namun nan berkepentingan tidak nyambung (seperti orang ling lung alias kebingungan),” tambahnya

Polisi sekarang tetap menyelidiki kasus tersebut, termasuk dugaan perusakan terhadap mobil Fortuner dan awal mula keributan nan terjadi.

“Berkoordinasi dengan Polres Jaksel, Polsek Tebet diduga awal TKP perusakan, penyelidikan pelaku perusakan, dan ambil keterangan korban perusakan,” kata Dhimas.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan