Solar Langka, Nelayan Muara Ciasem Subang 10 Hari tidak Melaut

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Solar Langka, Nelayan Muara Ciasem Subang 10 Hari tidak Melaut Tumpukan jerigen milik para nelayan di Muara Ciasem Subang.(Dok. MI)

SEJUMLAH nelayan di area Pantura Muara Ciasem, Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, terpaksa berakhir melaut akibat sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Kondisi ini telah berjalan selama 10 hari dan berakibat signifikan terhadap penurunan penghasilan penduduk pesisir.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (15/10/2026), puluhan kapal penangkap ikan tampak bersandar di dermaga. Para nelayan mengaku tidak bisa beraksi lantaran pasokan solar dari penyalur sangat terbatas, sementara akomodasi pengisian BBM unik nelayan di wilayah tersebut sudah lama tidak berfungsi.

Anwar, salah seorang nelayan setempat, mengungkapkan bahwa armada kapal miliknya sudah 10 hari berturut-turut menganggur. Padahal, menurutnya, kondisi cuaca di laut saat ini sedang sangat mendukung untuk mencari ikan.

"Solar susah banget didapatnya, padahal laut lagi bagus-bagusnya buat nyari ikan," keluh Anwar. Ia menjelaskan bahwa untuk satu kali jalan, kapal berukuran sedang hingga besar memerlukan pasokan solar hingga ratusan liter.

Ketua KPL Mina Bahari Muara Ciasem, Ade Kardi, mengonfirmasi bahwa hambatan utama nan dihadapi nelayan saat ini murni disebabkan oleh kelangkaan bahan bakar, bukan aspek alam alias cuaca ekstrem.

"Nelayan tidak melaut bukan lantaran angin alias ombak besar, tapi murni lantaran solar bersubsidi kosong. Saat nelayan mau beli ke SPBU Ciasem Hilir, stoknya sering kali sudah lenyap dan tidak kebagian," ujar Ade.

Ade menambahkan, akibat dari kekosongan solar ini sangat luas. Selain menyebabkan banyak nelayan menganggur, pasokan ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) juga menjadi sepi, nan pada akhirnya mengganggu rantai ekonomi masyarakat sekitar.

Para nelayan di Muara Ciasem berambisi pihak Pertamina segera mengambil langkah nyata dengan menambah kuota solar bersubsidi, khususnya di SPBU Ciasem Hilir. Mereka mendesak agar pengedaran BBM kembali lancar sehingga aktivitas perekonomian di wilayah pesisir Subang dapat kembali pulih. (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑