Soal Papua, Akademisi: Harus Berimbang agar Publik Tak Keliru

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 14 Mei 2026 |08:37 WIB

 Harus Berimbang agar Publik Tak Keliru

Warga Papua (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA — Ketua Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PusDeK) UIN Mataram, Kadri, mengatakan, pembahasan mengenai Papua kudu dilakukan secara objektif dan tidak berat sebelah. Berbagai persoalan nan berkembang di Papua perlu disampaikan secara utuh agar publik memperoleh pemahaman nan lebih komprehensif.

Papua merupakan bagian dari Indonesia nan kudu mendapatkan perhatian sebagaimana wilayah lainnya. Karena itu, setiap pihak nan berupaya meningkatkan kepedulian terhadap kondisi Papua layak mendapatkan apresiasi.

“Saya memandang Papua itu seperti wilayah lain meskipun ada afirmatif. Kalau wilayah lain diperhatikan, maka Papua juga kudu begitu. Papua juga Indonesia. Siapa pun nan memberikan kontribusi untuk mendorong perhatian terhadap Papua, maka itu kudu diapresiasi,” kata Kadri dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Dalam pandangannya, penyampaian info mengenai Papua tidak semestinya hanya menonjolkan satu sisi tertentu. Menurutnya, publik juga perlu mengetahui beragam perkembangan positif nan telah terjadi di Papua, selain persoalan nan tetap menjadi tantangan bersama.

“Hanya saja memang kudu ada keberimbangan fakta. Fakta tentang Papua, misalnya mana nan sudah baik dan mana nan belum baik. Semua itu kudu diungkap untuk memastikan bahwa tidak ada nan disembunyikan di Papua,” tuturnya.

Ia menilai keseimbangan info sangat krusial agar masyarakat tidak menerima gambaran nan keliru mengenai Papua. Capaian pembangunan perlu diakui, namun persoalan sosial, pembangunan, hingga stabilitas keamanan juga tetap kudu menjadi perhatian.

Penyampaian kebenaran semestinya tidak berakhir pada kritik semata. Ia berambisi setiap persoalan nan diungkap turut dibarengi dengan solusi nan dapat membantu memperbaiki kondisi masyarakat Papua.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com