Soal Makna 'Hadiah', Sony Sonjaya Minta Tanya Sendiri ke Nanik Deyang

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengacara mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya, Krisna Murti mengungkap makna pesan nan dituliskan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang.

Pesan itu diunggah melalui akun IG pribadinya @sonysonjayabd, Rabu (3/6) malam, bertepatan saat Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka kasus korupsi program tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sony mengunggah foto secarik kertas tulisan tangannya berupa ucapan selamat atas kedudukan baru nan diemban Nanik dan terima kasih atas bingkisan nan diberikan kepada Soni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Krisna mengatakan telah berkoordinasi dengan kliennya mengenai pesan nan diunggah melalui akun instagram itu. Sony, kata dia, malah meminta agar makna bingkisan tersebut ditanyakan kepada Nanik nan baru ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Sebab, Krisna menyebut, Nanik memahami makna dari bingkisan nan dituliskan oleh Sony dalam surat tersebut.

"(Dijawab)'Ya kau tanyakan sendirilah sama orangnya itu,' dia bilang. 'Kau tanyakan sendirilah dengan orangnya'," tiru Krisna kepada wartawan, di Kejagung, Senin (8/6).

Kejagung telah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus korupsi tata kelola program MBG.

Dalam perkara ini, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Syarief Sulaeman Nahdi menjelaskan program MBG semestinya dikelola oleh yayasan nan terafiliasi dengan sekolah penerima.

Akan tetapi, dalam pelaksanaannya banyak SPPG nan ditunjuk lantaran mempunyai hubungan dengan petinggi BGN. Kata Syarief, yayasan itu sejatinya juga tidak mempunyai syarat untuk menjadi mitra SPPG.

Ketiganya, kata dia, juga melakukan mark up nilai pada saat pengadaan sehingga terjadi kerugian nan tidak mendukung operasional penyelenggaraan MBG.

Ia merincikan pengadaan nan tidak sesuai ialah 21.801 unit motor listrik senilai Rp1,03 triliun, 32.000 pasang sepatu, 31.994 unit tablet, serta 5.400 unit televisi 75 inch.

(tfq/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional