Smart Regas Hemat BBM Rp147 Miliar, Pastikan Keandalan Pasokan Gas Pembangkit

Sedang Trending 28 menit yang lalu

Smart Regas Hemat BBM Rp147 Miliar, Pastikan Keandalan Pasokan Gas Pembangkit

Smart Regas Hemat BBM Rp147 Miliar, Pastikan Keandalan Pasokan Gas Pembangkit (Foto: PLN EPI)

JAKARTA - Fasilitas penyimpanan dan regasifikasi gas alam cair alias liquefied natural gas (LNG) Smart Regas Tarakan di PLTMG Gunung Belah, Kalimantan Utara mencatat tingkat kesiapan operasional sebesar 99,81 persen sepanjang Oktober 2025 hingga September 2026. 

Pemanfaatan akomodasi milik PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) tersebut juga diproyeksikan bisa mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) hingga 32.000 kiloliter per tahun, dengan potensi penghematan biaya mencapai Rp147 miliar per tahun.

"Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk memberikan kontribusi terbaik kepada bangsa dan negara, sekaligus membantu program-program pemerintah melalui pemenuhan kebutuhan daya dan penyediaan listrik bagi masyarakat di Tarakan,” kata Komisaris Utama PLN EPI Nikson Silalahi dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Fasilitas tersebut mencatatkan tingkat kesiapan operasional alias Equivalent Availability Factor (EAF) sebesar 99,81 persen, melampaui sasaran 98,22 persen, serta menyalurkan gas sebesar 197.233 MMBTU sepanjang Oktober 2025 hingga September 2026.

Nikson meninjau langsung operasional akomodasi Smart Regas (Small-scale, Modular & Relocatable LNG Regasification) Tarakan nan mempunyai kapabilitas regasifikasi sebesar 5 BBTUD. Fasilitas ini berfaedah menerima, menyimpan, dan mengubah LNG kembali menjadi gas untuk disalurkan ke PLTMG Gunung Belah dan PLTMG Kampung Satu, sekaligus menjadi solusi pemenuhan kebutuhan gas pembangkit di Tarakan nan selama ini menghadapi keterbatasan pasokan gas pipa.

Berdasarkan realisasi operasional selama 12 bulan, ialah Oktober 2025 hingga September 2026, akomodasi Smart Regas Tarakan menunjukkan keahlian nan konsisten dengan total penyaluran gas mencapai 197.233 MMBTU. Pada periode nan sama, rata-rata EAF tercatat sebesar 99,81 persen alias 1,59 poin persentase di atas sasaran 98,22 persen. Capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kesiapan akomodasi dalam mendukung kontinuitas penyaluran gas bagi pembangkit listrik di Tarakan.

Menurut Nikson, pengelolaan prasarana gas nan andal menjadi aspek krusial dalam memastikan keberlanjutan pasokan daya primer untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat.

"Kami memandang bahwa tersedianya akomodasi penyimpanan dan regasifikasi LNG Tarakan nan dibangun dan dikelola dengan baik oleh PLN Energi Gas nan telah diresmikan tahun lampau memberikan faedah besar bagi masyarakat, khususnya di Tarakan dan sekitarnya. Dengan adanya akomodasi ini, kebutuhan pasokan gas untuk pembangkit listrik dapat terpenuhi sehingga sangat membantu masyarakat,” ujar Nikson.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑