Sementara itu, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, pada hari pertama integrasi antara Stasiun Karet dan Stasiun BNI City alias Sudirman Baru kondisi di lapangan melangkah cukup kondusif.
Dia mengatakan, pengguna KRL nan tetap datang melalui akses Stasiun Karet kemudian diarahkan melalui akses Jalan Haji Mas Mansyur menuju Stasiun Sudirman Baru alias BNI City.
"Alhamdulillah ini melangkah lancar. Tentunya kita bakal terus memantau dan mengevaluasi khususnya pada jam puncak alias peak hour di pagi dan di sore hari nanti," ungkapnya.
Karina membeberkan, integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru alias BNI City merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan nan dilakukan oleh KAI dan KAI Commuter.
Menurutnya, kebijakan tersebut juga mempertimbangkan aspek keselamatan dalam operasional perjalanan kereta api. Melalui integrasi ini, ungkap Karina, Stasiun Karet nantinya bakal dikembangkan menjadi area passenger way alias jalur integrasi menuju Stasiun BNI City alias Sudirman Baru.
"Jadi kelak bakal ada penambahan prasarana pendukung pelayanan bagi penumpang, sehingga kenyamanannya tetap terjaga dan ini juga peningkatan kenyamanan dan pelayanan bagi seluruh penumpang," kata dia.
Dia menegaskan, meski Stasiun Karet tidak lagi beroperasi, perjalanan Commuter Line nan melintasi Stasiun BNI City alias Sudirman baru tidak ada perubahan.
"Jadi secara jumlah perjalanan itu tetap, kurang lebih 264 perjalanan per hari," tuturnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·