Jakarta -
Informasi dalam tulisan ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan indikasi depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak nan dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Suasana di area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mendadak berubah setelah seorang laki-laki ditemukan tergeletak tak bernyawa di sekitar area tersebut. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat membikin unggahan di IG nan membikin rekannya khawatir.
Tak lama setelah memandang unggahan tersebut, sang rekan juga menerima pesan SOS dari korban. Sinyal darurat itu menunjukkan titik letak korban di sekitar area GBK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekan korban sempat berupaya mencari keberadaan korban seorang diri berasas letak nan diterima. Namun, pencarian awal itu tidak membuahkan hasil.
Dia kemudian meminta support petugas sekuriti nan berjaga di area GBK. Petugas sekuriti lampau melakukan pencarian berasas titik terakhir nan dikirim korban.
Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (6/9/2026) awal hari.
"Berawal saksi saat sedang berada di GBK membaca unggahan korban di IG bahwa korban mau bunuh diri. Setelah membaca, kemudian saksi (teman korban) mendapat kiriman SOS," kata Dhimas, Rabu (9/9/2026).
Pesan SOS tersebut diterima rekan korban melalui fitur jam pada salah satu aplikasi. Setelah pencarian pertama tidak menemukan korban, rekan tersebut kemudian melapor kepada petugas sekuriti di Pintu 5.
"Selanjutnya melapor kepada petugas sekuriti nan bekerja di Pintu 5, selanjutnya mencari posisi korban sesuai titik terakhir korban (kiriman SOS) di sekitaran GBK," ungkapnya.
Pencarian kemudian diperluas. Sekuriti di Pintu 5 meminta support petugas sekuriti lainnya untuk menyisir area sekitar titik letak nan dikirim korban.
Hingga akhirnya, korban ditemukan oleh petugas sekuriti lainnya. Pria tersebut ditemukan dalam kondisi tergeletak di dekat Pintu 10 GBK.
"Atas penemuan tersebut, saksi selanjutnya menghubungi Polsek Tanah Abang dan tidak lama kemudian datang piket Reskrim ke TKP dan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia," terang Dhimas.
Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Denyut nadi dan debar jantung korban sudah tidak ada.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk penanganan lebih lanjut.
(azh/isa)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·