
Sinopsis Ternyata Ini Cinta Eps 48: Dewa Incar Luna untuk Tekan Saga. (Foto: MNC Media)
JAKARTA - Sinopsis sinetron Ternyata Ini Cinta bagian 48 bercerita tentang bentrok Saga dan Andi versus Reno dan Ivan nan memanas. Perkelahian sengit pun tak terhindarkan. Saga berprasangka Reno dan Ivan terlibat dalam perampokan Martha.
Saga pun memberi peringatan keras pada Reno dan Ivan agar tidak lagi mengganggu Andi dan family Luna. Sikap tersebut membikin kedua laki-laki itu terkejut sekaligus menyadari bahwa Saga mulai mengetahui banyak perihal mengenai mereka.
Di lain pihak, suasana di rumah Martha berubah panik ketika kondisi Rifky tiba-tiba memburuk. Setelah membantu memperbaiki jendela, Rifky mendadak merasa pusing hingga jatuh tak sadarkan diri.
Martha dan Luna langsung meminta support dokter. Setelah diperiksa, master menjelaskan bahwa tekanan darah Rifky tetap aman, namun suhu tubuhnya cukup tinggi sehingga kudu dipantau sepanjang malam.
Luna dan Martha pun bergantian menjaga Rifky. Luna apalagi menggenggam tangan Rifky dan memintanya segera sadar. Tak lama, Rifky akhirnya siuman. Luna pun berkeinginan merawat Rifky sebagai corak balasannya lantaran selama ini Rifky selalu menjaganya dan Martha.
Kehangatan family itu semakin terasa ketika Luna menyuapi Rifky makan, sementara Martha mengompres dan memastikan kondisinya terus membaik. Rifky merasa sangat berterima kasih lantaran Luna dan Martha telah menganggapnya sebagai keluarga.
Di tengah suasana tersebut, ancaman baru justru mulai disusun Dewa. Setelah mengetahui Saga mencurigai keterlibatan mereka dalam perampokan, Dewa semakin panik. Terlebih lagi, dia tahu Saga sekarang berupaya melindungi family Luna.
Saat Reno menceritakan kedekatan Saga dengan Luna, Dewa mulai memandang Luna sebagai langkah untuk menekan Saga agar berakhir mengganggu rencananya. Senyum licik pun muncul di wajah Dewa lantaran dia mulai menyusun rencana baru untuk memanfaatkan Luna.
Malam harinya, Luna mengenang sang ayah, Ryan, di hari ulang tahunnya. Dengan penuh haru, Luna mengungkapkan kerinduannya dan berambisi sang ayah tetap senang di surga. Luna juga berterima kasih tetap mempunyai Rifky nan selalu membantu dan menjaga dirinya serta Martha.
Karena terkenang kondisi Rifky, Luna kemudian keluar bilik untuk mengeceknya. Luna dan Martha akhirnya sama-sama berjaga di ruang tamu. Setelah suhu tubuh Rifky mulai turun, Luna tertidur di dekatnya.
Martha kemudian ikut menemani hingga tanpa sadar keduanya tertidur sembari menjaga Rifky.
Saat terbangun tengah malam, Rifky memandang Luna dan Martha nan rela tidur di ruang tamu demi menjaganya. Ia pun merasa terharu dan berterima kasih mempunyai mereka dalam hidupnya.
Keesokan paginya, kondisi Rifky telah pulih. Bahkan, dia menyiapkan sarapan untuk Luna dan Martha. Setelah memastikan suhu tubuh Rifky kembali normal, mereka menikmati suasana hangat bersama.
25 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·