
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Eps 156. (Foto: MNC Media)
JAKARTA - Terikat Janji tayang hari ini pukul 19.00 WIB di RCTI Channel 28. Sinetron ini dibintangi oleh Arya Saloka (Sena), Asha Assuncao (Davina), Fendy Chow (Dipa), Yoriko Angeline (Jihan), Rizky Hanggono (Novan), Kinaryosih (Veronika), Virnie Ismail (Veronika), Ibob Tarigan (Dion), Rizky Djanbi (Reza), Oding Siregar (Prama) dan aktor-aktris berbakat lainnya.
Davina membujuk Sena, Dion, dan Reza melakukan aktivitas barbeque di rumah Aryawangsa. Namun, di kembali rayuan nan terlihat santuy itu, tersimpan rencana tersembunyi Davina untuk memastikan apakah Dipa betul-betul menjadi sasaran operasi kepolisian.
Di waktu nan bersamaan, Pak Prama menerima laporan dari Asep mengenai percakapan Dipa nan terekam melalui boneka DipDip. Dari rekaman itu, terdengar Dipa memerintahkan Pak Kemal untuk mempertahankan orang-orang penghasilan di Avenue & Co sekaligus menerapkan strategi serupa di beberapa bagian lain, komplit dengan voucher makan senilai lima juta rupiah. Menyimak laporan tersebut, Pak Prama meminta Asep terus mengumpulkan bukti percakapan Dipa.
Di sisi lain, Novan berupaya menjalani terapi dengan menuliskan seluruh penyesalannya atas kematian Ryan delapan tahun silam. Namun, Mayang tanpa sengaja menemukan tulisan itu dan panik lantaran cemas rahasia besar family mereka terkuak. Mayang pun merobek catatan tersebut dan memperingatkan Novan agar tidak mengulanginya lagi.
Alih-alih menurut, Novan justru meradang lantaran tulisan itu merupakan curahan beban nan telah dipendamnya bertahun-tahun. Dalam keadaan emosi, dia meninggalkan instansi dan mendatangi penyimpanan lama Kusuma Food, tempat dulu dia dan Mayang mengubur jasad Ryan. Di sana, Novan menangis penuh sesal dan akhirnya mengakui bahwa dirinyalah nan telah merenggut nyawa Ryan.
Sementara ketegangan itu berlangsung, rencana Davina mulai dijalankan. Dia mengunci Sena di bilik dengan dalih mau membuatnya rileks menggunakan irisan tomat dan musik klasik, lampau keluar untuk menanti kehadiran Dion dan Reza.
Begitu keduanya tiba, Davina sengaja berteriak seolah-olah Dipa datang. Dion dan Reza nan panik langsung bersembunyi, membikin Davina kian percaya bahwa Dipa memang sasaran nan tepat. Namun, Sena sukses keluar melalui jendela dan menyadari dirinya sengaja dikurung. Saat Davina mengaku telah menjebak mereka demi memastikan perihal tersebut, Sena murka lantaran tindakan itu dinilai mencampuri urusan kepolisian dan berpotensi menakut-nakuti keselamatannya sendiri.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·