Sinemart Uji Kemampuan di Layar Lebar Lewat Film Animasi "Foufo"

Sedang Trending 1 jam yang lalu

, JAKARTA, – Rumah produksi raksasa nan dikenal sebagai rajanya serial televisi Indonesia, Sinemart, sekarang resmi menguji kemampuannya untuk beranjak ke industri layar lebar. Langkah strategis ini diwujudkan melalui perilisan movie terbaru mereka nan berjudul "Foufo".

Produser pelaksana Sinemart, David Setiawan Suwarto, dengan rendah hati mengakui bahwa pihaknya tetap belajar dalam memproduksi movie untuk bioskop. "Kami termasuk pendatang baru jika untuk bumi film," kata David saat peluncuran cuplikan dan poster movie "Foufo" di area Senayan, Jakarta, Rabu.

Untuk menyeimbangkan akibat di medan nan baru, Sinemart memilih untuk tidak melangkah sendiri. Mereka bekerja sama dengan mitra imajinatif nan sudah berpengalaman, ialah Bayu Skak dan timnya dari Skak Studios. Alih-alih memilih aliran nan "aman" seperti horor, Sinemart justru berani mengambil formula animasi nan menantang nan ditawarkan oleh movie "Foufo".

Campuran Penolakan dan Rasa Penasaran

David mengungkapkan reaksi pertamanya saat mendengar premis cerita movie ini. "Ketika kami mendengar sinopsis satu kalimatnya, itu adalah campuran antara kemauan untuk menolak, tapi di saat nan sama, rasa penasaran nan besar untuk melihatnya," ujarnya menjelaskan tentang buahpikiran movie nan mengisahkan jatuhnya pesawat alien namun berlatar di Madura.

Dalam transisi ini, Sinemart mulai mengubah langkah kerja mereka. Jika dulu di televisi mereka terbiasa dengan ritme produksi berkecepatan tinggi, sekarang mereka lebih memprioritaskan proses pengembangan cerita nan matang. David memuji tim Bayu Skak nan dinilai sangat teliti dalam meriset karakter dan bentrok cerita sebelum masuk ke proses syuting.

Skak Studios juga membuktikan keberanian mereka dalam membangun talenta akting baru. Mereka menjaring talenta langsung dari wilayah Jawa Timur melalui proses audisi, membuktikan bahwa mereka bisa menemukan tokoh dengan daya tarik kuat di wilayah asal mereka sendiri.

Mengangkat Isu Relevan Masyarakat

David menegaskan bahwa Sinemart sekarang tertarik untuk mencari movie nan tidak hanya menghibur, tetapi juga dekat dengan realita hidup penonton. Pihaknya mau mengangkat rumor tentang sulitnya mencari duit dan perjuangan membahagiakan orang tua, tema nan dianggap sangat relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini.

Mendekati tanggal rilis movie "Foufo" pada 9 Juli nanti, semua mata tertuju pada Sinemart. Pertanyaan besarnya adalah apakah kerja sama dengan Skak Studios itu bisa membawa penonton setia mereka di televisi untuk beramai-ramai pergi ke bioskop. Sebelumnya, kedua rumah produksi itu pernah menorehkan cerita manis saat bekerja sama dalam serial lokadrama "Lara Ati" di pasar streaming.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional