Jakarta -
Petugas campuran menutup persimpangan Pesing, Jakarta Barat (Jakbar), menggunakan pembatas (barrier) beton. Simpang itu ditutup untuk menghalau "Pak Ogah" nan kerap beraksi dan dikeluhkan pengendara.
Kanit Lantas Polsek Grogol Petamburan Iptu Arif Rahman Hakim mengatakan penutupan simpang Pesing juga dilakukan untuk memperlancar arus lampau lintas di area tersebut.
"Kegiatan hari ini kita gabung dengan Tiga Pilar menutup jalur nan di Pesing, untuk rekayasa lalin agar nan dari TL (Traffic Light/lampu merah) Green Garden bisa lancar. Untuk mengurai kepadatan nan di perempatan Green Garden nan arah ke Grogol, kita alihkan ke arah Tubagus Angke," kata Iptu Arif dilansir Antara, Senin (14/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arif menyebut penggunaan pembatas (barrier) beton dilakukan lantaran Pak Ogah nan beraksi di letak tersebut selalu mencopot barrier plastik, sehingga membikin lampau lintas tidak beraturan.
"Jalan ini kita tutup dengan beton, lantaran jika kita tutup pakai plastik, biasanya sama Pak Ogah itu dibuka. Kita antisipasi Pak Ogah agar tidak membuka, pakai beton," tutur Arif.
Menurut Arif, dengan tindakan tersebut, lampau lintas dari arah Green Garden ke Grogol bakal mengarah ke Tubagus Angke terlebih dahulu, sebagaimana mestinya.
"Alhamdulillah untuk lalin semenjak ditutup, diarahkan ke Tubagus Angke, lalin arah Green Garden, TL Green Garden itu lancar," kata Arif.
Selanjutnya, pihaknya berkomitmen untuk menjaga letak tersebut dari operasi liar Pak Ogah.
"Kita kerja sama dengan Tiga Pilar, kita tangkap, kita serahkan ke Dinas Sosial," pungkas Arif.
(jbr/mei)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·