Silmy Karim Ditahan KPK Kasus Pengurusan Izin WNA di Indonesia

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi ditahan oleh KPK usai menyerahkan diri mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta Barat.

Pantauan CNNIndonesia.com, Silmy digelandang menuju mobil tahanan setelah diperiksa selama kurang lebih 10 jam.

Ia tidak menjawab satupun pertanyaan nan dilayangkan awak media. Selain Silmy, KPK juga turut menjerat eks Plt Direktur Jenderal Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penahanan dilakukan setelah Silmy menjalani pemeriksaan usai menyerahkan diri ke KPK, pada Rabu (3/6) pukul 22.30 WIB. 

Malam itu pun Silmy irit bicara. Ia hanya menjawab singkat pertanyaan soal kegiatannya usai Kepala Imigrasi Jakarta Barat kena OTT dan dia sempat diburu oleh KPK.

"Ya gini saja, menyelesaikan agenda," katanya singkat.

Pemeriksaan berjalan di Gedung Merah Putih KPK hingga pukul 08.30 WIB, alias selama kurang lebih 10 jam.

Selain Silmy, pemeriksaan juga tetap dilakukan terhadap belasan orang nan terjadi dalam OTT KPK. Mulai dari eks Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam dan Kakanwil Dirjen Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra.

Sebelumnya KPK menggelar OTT di Jakarta Barat pada 2-3 Juni 2026. Total belasan orang ditangkap dari aktivitas tersebut.

KPK menyita setidaknya 4 unit mobil, 9 motor, dan 7 sepeda nan mengenai dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6) malam.

Seluruh peralatan bukti tersebut diangkut ke Kantor KPK dengan support jasa towing.

Barang bukti tersebut disimpan di laman Kantor KPK. Selain itu, ada juga valas alias mata duit asing ialah dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat serta logam mulia emas nan diamankan KPK dari operasi senyap tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan OTT tersebut berangkaian dengan pengurusan izin Warga Negara Asing (WNA) untuk tinggal di Indonesia. Saat dikonfirmasi apakah WNA dan pengacara ikut tertangkap tangan, Budi meminta publik untuk bersabar.

(tfq/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional