Mengutip nu.or.id, Teungku Nuruzzahri Yahya, nan berkawan disapa Waled NU berasal dari Mideun Jok, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh. Dia lahir pada 1951 dari pasangan Tgk H Yahya dan Sa’diyah. Tetapi di usianya nan tetap sangat kecil, Waled NU kudu kehilangan ibu nan sangat dia cintai. Namun dia tetap tegar dan semangat belajarnya tak pernah surut. Apalagi, ayahnya selalu memberikan support penuh.
Nuruzzahri tumbuh di tengah family nan disiplin. Namun, kedua orangtuanya tetap memberikan ruang untuk anak-anaknya menentukan pilihan hidup setelah menguasai dasar-dasar pengetahuan kepercayaan di lingkungan keluarga.
Nuruzzahri mengenyam pendidikan keagamaan Nuruzzahri di Ma’had Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) nan saat itu dipimpin Tgk H Abdul Aziz Shaleh. Pendidikan tersebut ditempuh setelah sebelumnya mendapat pembelajaran kepercayaan dari keluarga. Di saat bersamaan, dia juga berguru di Sekolah Rakyat 3 Samalanga.
Pada 1974, Nuruzzahri pindah ke Jombang, Jawa Timur, untuk menempuh pendidikan di Fakultas Syariah Institut Keislaman Hasyim Asy’ari (sekarang Universitas Hasyim Asy’ari). Namun, pendidikan tersebut tidak diselesaikannya.
Dia memilih memperdalam pengetahuan kepercayaan di Pondok Pesantren Darul Hadits, Jombang, nan kala itu diasuh Dr Abdullah bin Faqih. Jejak pengabdiannya di bumi pendidikan diwujudkan dengan mendirikan Dayah Ummul Ayman pada 1990, sebuah lembaga pendidikan keagamaan nan menaungi anak-anak yatim. Nama Ummul Ayman diambil dari salah seorang pengasuh Nabi Muhammad SAW setelah wafatnya sang ibu, Aminah.
Nuruzzahri juga aktif di organisasi nan membidangi sosial-keagamaan. Dia pernah menjabat Rais Syuriyah PWNU Aceh pada 1970, Ketua Tanfidziyah Wilayah NAD pada 1995, Ketua II Himpunan Ulama Dayah Aceh pada 1999, serta personil Dewan Paripurna Ulama NAD pada 2006.
Tak hanya itu, Waled NU juga dikenal mempunyai perhatian terhadap kesiapan kaum santri untuk berkecimpung di ruang publik. Menurut pandangannya, kapabilitas santri perlu dipersiapkan secara optimal agar aspirasi pesantren tidak terpinggirkan oleh kekuatan politik dari luar.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·