Siap-Siap! Prabowo Bakal Tertibkan Kepemilikan-Pengelolaan Tambang RI

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto dinilai bakal terus melanjutkan penertiban sistem kepemilikan dan pengelolaan sektor pertambangan nasional, salah satunya pada komoditas timah. Langkah penataan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sumber daya alam dikuasai oleh negara serta mencegah berulangnya beragam praktik kecurangan.

Eks Menteri Keuangan periode 1998 Fuad Bawazier menilai Prabowo tidak bakal mundur dalam menegakkan norma serta menata ulang tata kelola sumber daya alam di Indonesia. Ia menilai ketegasan sikap pemimpin negara menjadi kunci utama agar seluruh pihak mulai tertib dan mematuhi patokan norma nan bertindak terutama berasas Undang Undang Dasar 1945 Pasal 33.

"Oh ya saya yakin. Presiden bakal mengambil langkah tegas. Jadi mendingan itu baik untuk kita bersama, orang-orang itu mulai pada tertib. Tapi tertib jika diomong doang enggak pakai ada penegakan norma nan tegas kan," ujar Fuad dalam Podcast Cuap Cuap Cuan CNBC Indonesia, dikutip Jumat (23/10/2026).

Fuad menjelaskan bahwa penertiban kepemilikan bukan berfaedah menutup pintu bagi investasi swasta, melainkan menerapkan skema nan ramah upaya (business friendly) di mana kepemilikan utama aset tetap berada di tangan negara.

Menurutnya, konsep penguasaan negara nan transparan menjadi solusi mendasar untuk memberantas penambangan tanpa izin serta praktik kejahatan transaksi finansial seperti transfer pricing dan under invoicing.

"Pertama, ini memang sumber daya alam kita kudu kelola dengan baik. Kepemilikannya juga kudu ditertibkan. Nanti menghindari macam-macam. Dan penegakan hukumnya juga digalakkan agar tertib benar. Saya rasa ini nan sudah terlihat Indonesia bakal menjadi makmur, tertib, dan bakal bisa betul-betul take off lagi dengan sumber daya alam," imbuhnya.

Keberhasilan penegakan norma di era pemerintahan Presiden Prabowo dinilai telah dibuktikan lewat penataan sektor pertambangan timah di Bangka Belitung, di mana penutupan ribuan titik tambang terlarangan bisa mendongkrak untung BUMN hingga 9 kali lipat. Fuad optimis ketegasan dalam menertibkan kepemilikan dan tata kelola tambang bakal mengembalikan kedaulatan ekonomi nasional serta membawa Indonesia tumbuh menjadi negara maju.

"Bangkitkan lagi sumber daya alam. Indonesia punya kesempatan lagi untuk menjadi negeri nan maju dan besar. Optimis saja," tandasnya.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑