Siap-siap! Bakal Ada Kapal Rute Batam-Johor

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berencana membuka jasa kapal Roll-on/Roll-off (RoRo) Batam-Johor. Rute ini menghubungkan Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam dengan Terminal Feri Tanjung Belungkor, Johor.

Dengan jarak sekitar 27 mil laut, koridor ini mempunyai posisi strategis untuk mendukung pergerakan penumpang, kendaraan, dan pikulan kargo secara lebih terintegrasi.

Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse mengatakan jasa tersebut ditargetkan dapat mulai beraksi pada pertengahan 2027, dengan tetap memperhatikan kesiapan infrastruktur, pemenuhan regulasi, serta persetujuan pemerintah Indonesia dan Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami berambisi jasa RoRo Batam-Johor dapat mulai beraksi pada pertengahan tahun depan. Namun, realisasinya tentu memerlukan kesiapan dan kerjasama seluruh pihak, khususnya mengenai regulasi, infrastruktur, serta penyelarasan proses lintas pemisah kedua negara," ujar Rio dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).

Dari sisi infrastruktur, akomodasi Pelabuhan Bintang 99 Persada di Batam telah tersedia, sementara akomodasi di Tanjung Belungkor tetap perlu sejumlah peningkatan untuk mendukung rencana pengoperasian jasa RoRo.

Kehadiran jasa RoRo menawarkan proses logistik nan lebih sederhana lantaran kendaraan beserta muatannya dapat langsung masuk ke kapal (roll-on), diangkut melalui laut, kemudian keluar di pelabuhan tujuan (roll-off). Pola tersebut berpotensi mengurangi proses penanganan barang, memperpendek waktu layanan, serta meningkatkan efisiensi rantai logistik lintas batas.

Potensi pasar koridor Batam-Johor juga didukung oleh tingginya mobilitas antara kedua wilayah. Data nan dihimpun ASDP mencatat sekitar 193 ribu visitor asal Malaysia berjamu ke Batam sepanjang 2024. Di sisi logistik, Batam juga mempunyai sejumlah komoditas ekspor potensial, antara lain produk hewani dan nabati, kakao, serta produk kimia.

Berdasarkan asesmen awal, potensi pikulan pada tahap awal diperkirakan tetap berada di bawah 50 truk. Karena itu, kapabilitas dan pola jasa bakal dikembangkan secara berjenjang mengikuti pertumbuhan permintaan pasar, dengan turut mempertimbangkan keseimbangan muatan (balanced cargo) pada perjalanan pergi dan kembali guna menjaga keberlanjutan operasional dan keekonomian layanan.

Pengembangan koridor Batam-Johor sejalan dengan hasil 13th Annual Consultation Indonesia-Malaysia pada 29 Juli 2025, nan menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat konektivitas lintas batas, termasuk melalui jasa RoRo, guna mendukung perdagangan, investasi, pariwisata, dan integrasi logistik.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru Sigit S. Widiyanto mengatakan jasa RoRo Batam-Johor tidak hanya membuka konektivitas transportasi baru, tetapi juga berpotensi menghubungkan secara lebih langsung dua area pertumbuhan ekonomi di Batam dan Johor.

"Meski secara geografis keduanya berdekatan, tetap terdapat ruang nan besar untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Batam dan Johor. Kehadiran jasa ini nantinya diharapkan dapat memperkuat jaringan logistik lintas batas, mendorong hubungan bisnis, sekaligus membuka akses pasar nan lebih luas bagi Indonesia dan Malaysia," ujar Sigit.

(hal/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance