
Modifikasi Cuaca (foto: BNPB)
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), untuk mendukung penanganan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi nan bakal memasuki musim kemarau.
Pemerintah Provinsi Jambi telah menetapkan status siaga darurat karhutla nan bertindak sejak 27 April 2026 hingga 30 November 2026. OMC dilaksanakan mulai 5 hingga 12 Juni 2026, sebagai upaya mengoptimalkan pencegahan dan meminimalkan akibat terjadinya karhutla.
Kepala BNPB, Letjen Suharyanto mengatakan, pihaknya memberikan support operasi udara, termasuk OMC, di enam provinsi prioritas. Dukungan tersebut diberikan berasas permohonan gubernur sebagai corak support pemerintah pusat.
"Langkah-langkah nan dilakukan untuk penanggulangan kebakaran rimba dan lahan merupakan kombinasi antara pencegahan dan pemadaman. Operasi pemadaman dititikberatkan pada satgas darat ketika api sudah muncul. Sebelum api meluas, perlu dilaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca untuk membasahi lahan gambut sehingga lebih susah terbakar. Apabila kebakaran terjadi, upaya pemadaman juga menjadi lebih mudah," ujar Suharyanto, Minggu (7/6/2026).
Operasi BNPB di Jambi melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta TNI Angkatan Udara. Kegiatan dipusatkan di Bandara Sultan Thaha, Jambi.
Pesawat dan bahan baku OMC tiba di Jambi pada Jumat 5 Juni 2026. Pada hari nan sama, satu sorti penerbangan melakukan penyemaian satu ton garam pada awan nan berpotensi berkembang menjadi awan hujan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·