Saat di lapangan sejuk ayem, perilaku netizen di jagat maya seakan tak kenal aturan. Di laga final Campus League Basket Regional Surabaya antara Universitas Cenderawasih vs Universitas Surabaya, (29/4), lalu, beberapa komentar bersuara rasis muncul di siaran langsung Campus League via YouTube.
Melihat situasi tersebut, komentator langsung menegur dan meminta admin siaran untuk segera menghapus komentar rasis nan ditujukan pada student-athlete Uncen. Dengan sigap, komentar pun dihapus.
CEO Campus League, Ryan Gozali, mengecam keras komentar rasis nan ditujukan ke tim basket putra Uncen tersebut.
“Sebagai platform pembinaan, kami bermaksud menjadikan putra putri bangsa menjadi manusia unggulan nan bisa membawa akibat positif untuk bangsa kita. Indonesia merupakan negara majemuk nan penduduknya setara,” ujar CEO Campus League, Ryan Gozali.
“Saya mengecam segala corak rasisme di Campus League. Rasisme adalah racun dan bertentangan dengan sila ke-3 Pancasila dan kudu dieradikasi demi Indonesia nan lebih baik,” katanya kepada Campus Sport Indonesia, Sabtu (2/5).
Setelah Regional Surabaya, sekarang Campus League Basket tengah bergeser ke Yogyakarta. Laga final Regional Yogyakarta dijadwalkan digelar pada 7 Mei 2026. Setelah itu, Campus League Basket langsung bergeser ke Samarinda pada 8-10 Mei 2026; ke Bandung pada 16-22 Mei; Regional Jakarta pada 24-31 Mei; dan ditutup lewat The Nationals nan bakal digelar di Jakarta pada 6-13 Juni 2026.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·