Serap Aspirasi Warga Serang, Kader Gerindra Bantu TPA-Motor Pengangkut Sampah

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Annisa Mahesa menindaklanjuti sejumlah aspirasi masyarakat di Kota Serang dan Kabupaten Serang, Banten, mulai dari keterbatasan akomodasi pendidikan Al-Qur'an hingga kebutuhan sarana pengangkutan sampah di lingkungan permukiman.

Dalam aktivitas reses di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Annisa menerima aspirasi mengenai keterbatasan sarana pembelajaran di salah satu Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA). Tempat tersebut menjadi ruang belajar mengaji bagi lebih dari 80 anak.

Ia menceritakan bahwa banyaknya jumlah santri belum diimbangi dengan akomodasi pembelajaran nan memadai. Kondisi tersebut membikin aktivitas mengaji kudu dilakukan secara bergantian sejak pagi, siang, hingga malam hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menindaklanjuti aspirasi warga, Annisa memilih memandang langsung kondisi TPA dan aktivitas belajar anak-anak. Dari kunjungan tersebut, dia menilai penambahan akomodasi belajar diperlukan agar aktivitas pendidikan Al-Qur'an dapat melangkah lebih nyaman.

"Ketika masyarakat menyampaikan kebutuhan, tentu kami mau memandang langsung kondisinya. Dari peninjauan ini, kami memandang bahwa sarana belajar memang perlu ditambah agar anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman," ujar Annisa dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Sebagai corak tindak lanjut, Annisa menyalurkan sekitar 20 Al-Qur'an dan 35 meja lipat nan dapat digunakan dalam aktivitas belajar mengajar di TPA tersebut.

Annisa menegaskan support terhadap sarana TPA merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan bagi anak-anak di tengah masyarakat.

Menurutnya, aspirasi nan diterima selama masa reses perlu dilihat secara langsung agar kebutuhan masyarakat dapat dipahami secara utuh dan ditindaklanjuti sesuai keahlian nan tersedia.

"Semoga support ini berfaedah untuk anak-anak dan pembimbing nan mengajar. Mudah-mudahan aktivitas mengajinya terus melangkah dan semakin banyak anak nan mendapatkan kesempatan untuk belajar Al-Qur'an dengan baik," ujar Annisa.

Bantuan itu disambut positif para pembimbing mengaji dan pengelola TPA. Selama ini, keterbatasan akomodasi menjadi salah satu tantangan mereka dalam melayani puluhan anak nan datang untuk belajar membaca dan memahami Al-Qur'an.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas support nan diberikan. Meja dan Al-Qur'an ini sangat membantu aktivitas belajar anak-anak, apalagi jumlah santri nan mengaji cukup banyak," ujar salah satu pembimbing ngaji.

Para pengajar berambisi support tersebut dapat digunakan dan dirawat secara bersama-sama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Penambahan akomodasi juga diharapkan menjadi penyemangat bagi para pembimbing maupun anak-anak untuk terus menjalankan aktivitas pendidikan keagamaan.

Bantuan Motor Pengangkut Sampah

Tidak hanya menyentuh sektor pendidikan keagamaan, Annisa juga memberikan perhatian terhadap persoalan kebersihan lingkungan di Kota Serang dan Kabupaten Serang.

Sebelumnya, Annisa menyalurkan support motor pengangkut sampah alias becak motor kepada masyarakat. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pengelolaan sampah sekaligus mempermudah penduduk menjaga kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.

Selama ini, keterbatasan sarana menjadi salah satu hambatan masyarakat dalam mengangkut sampah dari area permukiman menuju letak pembuangan. Kehadiran motor pengangkut sampah diharapkan membikin proses pengumpulan sampah dapat dilakukan secara lebih rutin, efektif, dan terorganisasi.

"Alhamdulillah, kami senang sekali mendapat support ini. Motor sampahnya bisa langsung kami gunakan untuk mengangkut sampah warga. Terima kasih untuk Ibu Annisa Mahesa atas perhatian dan bantuannya, semoga ke depannya lingkungan kami bisa semakin bersih," ujar salah satu penduduk penerima bantuan.

Annisa mengatakan support sarana pengangkut sampah merupakan corak respons terhadap kebutuhan masyarakat nan bergesekan langsung dengan kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, meski terlihat sederhana, kesiapan kendaraan pengangkut sampah dapat memberikan akibat nyata terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat.

"Bantuan seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya luar biasa dan bisa langsung dirasakan masyarakat. Ketika sarana pengangkutan tersedia, pekerjaan penduduk dalam menjaga kebersihan tentu menjadi lebih ringan," ujar Annisa.

Ia juga mengingatkan agar kendaraan tersebut digunakan secara bertanggung jawab dan dirawat berbareng sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam waktu singkat.

"Semoga motor ini bisa terus digunakan untuk kepentingan penduduk dan dirawat bersama. Mudah-mudahan dari perihal sederhana seperti pengelolaan sampah, kita bisa menciptakan lingkungan nan lebih sehat, bersih, dan nyaman untuk keluarga," kata Annisa.

(ega/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑