Serangan Israel ke Jalur Gaza pada Selasa (28/4) menewaskan lima orang. Otoritas di Palestina mengungkap korban jiwa termasuk seorang komandan Hamas dan seorang bocah berumur sembilan tahun.
Israel dan Hamas sebenarnya telah menyepakati gencatan senjata di Gaza pada Oktober 2025. Namun, kondisi di lapangan berbeda, Israel terus melanjutkan serangan ke wilayah tersebut.
Menurut badan pertahanan di Gaza, empat orang tewas dan enam lainnya terluka saat drone Israel menembakkan dua rudal ke arah sebuah mobil. Lokasi kejadian tepatnya di sebelah barat Gaza City, wilayah Al-Rimal.
Sesaat setelah kejadian, Israel mengumumkan serangan itu menewaskan komandan Hamas, Iyad al-Shanbaru, dan anaknya, Salah. Dua korban lainnya tidak diungkap.
“Serangan itu menewaskan teroris di sana,” kata militer Israel mengenai serangan di Al-Rimal seperti dikutip dari AFP.
Dalam kejadian terpisah, badan pertahanan di Gaza melaporkan serangan Israel turut membunuh seorang bocah sembilan tahun, Adel al-Najjar. Lokasi kejadian berada di sebelah timur Khan Younis.
Adapun laporan beragam pihak mengungkap sejak gencatan senjata, sebanyak 818 penduduk Palestina terbunuh akibat serangan Israel.
Dalam periode nan sama, terdapat lima tentara Israel nan tewas di Gaza.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·