Serangan Israel di Gaza Tewaskan 5 Orang, Komandan Hamas dan Bocah Jadi Korban

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Asap mengepul dari tempat penampungan Gath, nan menampung pengungsi Palestina, setelah serangan udara Israel di sebelah barat Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Sabtu (31/1/2026). Foto: Bashar Taleb/AFP

Serangan Israel ke Jalur Gaza pada Selasa (28/4) menewaskan lima orang. Otoritas di Palestina mengungkap korban jiwa termasuk seorang komandan Hamas dan seorang bocah berumur sembilan tahun.

Israel dan Hamas sebenarnya telah menyepakati gencatan senjata di Gaza pada Oktober 2025. Namun, kondisi di lapangan berbeda, Israel terus melanjutkan serangan ke wilayah tersebut.

Menurut badan pertahanan di Gaza, empat orang tewas dan enam lainnya terluka saat drone Israel menembakkan dua rudal ke arah sebuah mobil. Lokasi kejadian tepatnya di sebelah barat Gaza City, wilayah Al-Rimal.

Sebuah bola api membumbung tinggi usai serangan udara Israel menghantam area dekat tenda pengungsian di Deir el-Balah, wilayah tengah Jalur Gaza, pada Selasa (25/3/2026). Foto: EYAD BABA/AFP

Sesaat setelah kejadian, Israel mengumumkan serangan itu menewaskan komandan Hamas, Iyad al-Shanbaru, dan anaknya, Salah. Dua korban lainnya tidak diungkap.

“Serangan itu menewaskan teroris di sana,” kata militer Israel mengenai serangan di Al-Rimal seperti dikutip dari AFP.

Dalam kejadian terpisah, badan pertahanan di Gaza melaporkan serangan Israel turut membunuh seorang bocah sembilan tahun, Adel al-Najjar. Lokasi kejadian berada di sebelah timur Khan Younis.

Adapun laporan beragam pihak mengungkap sejak gencatan senjata, sebanyak 818 penduduk Palestina terbunuh akibat serangan Israel.

Dalam periode nan sama, terdapat lima tentara Israel nan tewas di Gaza.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan