Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa mereka telah sukses menghantam sejumlah Pangkalan Amerika Serikat (AS) di Bahrain. Ini adalah jawaban Iran, lantaran serangan AS nan mau membalas usai helikopter serbu Apache mereka ditembak di area Iran.
"Rezim AS, si penghasut perang, telah menyerang sejumlah titik di Jask, Sirik dan Qeshm pagi-pagi tadi. Mereka merusak tiang-tiang telekomunikasi di Sirik, dan menghancurkan 2 tanki air di kota itu," kata IRGC, lewat pemberitaan media Iran nan dikutip AFP, Rabu (10/6).
"Untuk merespons perihal itu, IRGC telah melepaskan serangan drone ke pangkalan Armada ke-5 AS di Bahrain, pada Rabu dinihari tadi," katanya IRGC.
"Kami bakal meningkatkan serangan, jika kami terus diserang," ucap mereka.
Menlu Iran Abbas Araghchi juga sudah mewanti-wanti AS jika terus melakukan serangan. Mereka tak bakal tinggal diam.
Melalui akun X resminya, Araghchi memperingatkan bahwa Iran siap membalas setiap tindakan militer AS.
"Meskipun mereka sudah kalah di medan tempur, AS kembali mau menguji determinasi kami. Angkatan Bersenjata kami nan perkasa, tidak bakal membiarkan serangan ini tak terjawab. Pergi dari wilayah kami jika mau selamat," kata Araghchi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·