Jemaah haji asal Jawa Barat, Agung Pribadi (57), mengaku senang dengan adanya jasa Makkah Route nan diterapkan di Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya, skema pemeriksaan imigrasi Arab Saudi sebelum keberangkatan ini membikin perjalanan ibadah haji terasa lebih praktis dan nyaman.
Agung mengaku merasakan langsung kemudahan jasa tersebut sejak berada di embarkasi Bekasi. Ia menyebut proses keimigrasian melangkah sigap lantaran pemeriksaan telah dilakukan lebih awal.
“Kami tadi sudah mendapatkan pelayanan nan sangat baik, nan sigap di mana paspor segala macam dan imigrasi itu sudah dilakukan di embarkasi,” kata Agung saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (17/5).
Ia mengatakan, keberadaan petugas imigrasi Arab Saudi di Indonesia membikin jemaah tak lagi kudu mengantre lama saat tiba di Tanah Suci. Menurut dia, perihal itu menjadi terobosan nan membantu jemaah menghemat tenaga setelah perjalanan panjang.
“Begitu kami datang, kami mau sampai bandara, kami mau berangkat, dan sampai kami Jeddah sudah langsung di sana dari embarkasi, airport langsung, terus sampai Jeddah, hotel langsung, kami ibadah. Nah itu suatu nan bagi kami sudah terobosan nan oke-oke banget ya,” ujarnya.
Agung menambahkan, sejumlah kerabat dan tetangganya nan telah lebih dulu berangkat haji juga memberikan respons positif terhadap jasa nan diterima selama di Arab Saudi.
“Dan teman-teman tadi saya lihat nan sudah ada di sana nan sudah berangkat duluan, nan sudah saya kontak mengatakan puas. Jadi nggak kami nggak capek kudu nunggu lagi, mungkin beberapa jam lagi, nungguin koper lagi, misalnya seperti itu. Itu sudah disediakan langsung,” ucapnya.
Meski demikian, Agung berambisi ada peningkatan jasa di pondok haji, terutama pada akomodasi bilik dan pelayanan penunjang lainnya.
“Mungkin di pondok haji bisa memperbaiki layanannya baik di bilik mungkin di fasilitas-fasilitas alias enggak masakan alias apa tapi itu bagi kami bukan suatu perihal nan underestimate alias gimana itu nggak, tapi mungkin itu bisa lebih dimantapkan lagi,” kata dia.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta mencatat sekitar 30 ribu jemaah haji telah menjalani proses clearance keimigrasian lewat akomodasi Makkah Route di Bandara Soekarno-Hatta. Program ini memungkinkan proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan sebelum jemaah terbang.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika, mengatakan Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan melayani total 35.285 jemaah haji melalui skema Makkah Route pada musim haji tahun ini. Menurut dia, jasa itu diharapkan memangkas antrean panjang pemeriksaan imigrasi setibanya di Arab Saudi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·