Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap melangkah di tengah kebijakan meliburkan sekolah akibat kabut asap karhutla. Ia menegaskan MBG tetap menjadi prioritas di seluruh wilayah Kaltim.
Hal itu disampaikan Rudy saat menjelaskan kondisi karhutla dan kualitas udara di Kaltim. Menurutnya, meski tetap terdapat asap akibat kebakaran, kondisi udara saat ini tetap terkendali.
“Untuk Kalimantan Timur, alhamdulillah walaupun titik spot-nya paling banyak, tetapi penanganannya berkah bekerja sama seluruh Forkopimda, terutama TNI-Polri, semuanya bisa terkendali. Jadi Kalimantan Timur tidak termasuk di dalam enam provinsi nan berangkaian dengan karhutlanya nan paling mendominasi,” kata Rudy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9).
“Kalau saat ini nan paling mendominasi adalah Kalbar, Kalteng, Kalsel, Riau, Sumsel, sama Jambi. Ah, jadi itu nan paling besar. Kalau Kaltim insyaallah tidak,” lanjutnya.
Rudy mengakui asap tetap terdapat di sejumlah wilayah Kaltim. Namun, dia memastikan kondisi tersebut tetap dalam keadaan kondusif dan terkendali.
“Ada, pasti ada. Masih ada. Masih ada, tetapi semuanya tetap dalam kondisi nan terkendali, kondusif terkendali lantaran tetap tandus untuk di Kaltim,” ujarnya.
Terkait kondisi udara, Rudy mengatakan kualitas udara di Kaltim saat ini tetap berada dalam kondisi aman. Meski demikian, dia mengingatkan kondisi tersebut dapat berubah andaikan kebakaran terus berlangsung.
“Kualitas udara untuk Kalimantan Timur alhamdulillah tetap semuanya kondusif terkendali, tetap dalam kondisi nan aman, tetap aman. Tetapi memang sedikit lagi jika tetap kebakaran terus memang jadi menjadi tidak sehat. Tapi saat ini tetap dalam kondisi nan aman,” kata Rudy.
Di tengah kondisi tersebut, Pemprov Kaltim mengambil langkah meliburkan anak-anak sekolah.
“Tetapi anak-anak sekolah tetap kita liburkan dan kita berikan masker untuk beraktivitas di luar,” ujarnya.
Rudy mengatakan sekolah bakal diliburkan sampai kondisi indeks udara kembali sehat.
“Sampai indeks udaranya sehat. Dalam kondisi nan sehat,” kata Rudy.
Meski sekolah diliburkan, Rudy memastikan program MBG tetap melangkah di Kaltim.
“MBG tetap jalan, ya,” tegas Rudy.
Namun, ketika ditanya mengenai teknis pembagian MBG kepada siswa nan sekolahnya sedang diliburkan, Rudy mengaku belum mengetahui secara persis sistem di lapangan. Ia hanya memastikan program tersebut tetap menjadi prioritas Pemprov Kaltim.
“Kalau nan libur tentunya, saya nggak tahu persis ya teknisnya nan di lapangan jika untuk MBG-nya, tapi untuk di seluruh Kalimantan Timur MBG tetap menjadi prioritas,” tutur Rudy.
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·