Sekjen PDIP Hasto Temui Walkot Yogya, Bahas Rekonsolidasi Fiskal

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Foto: PDIP

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, berjumpa Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di kantin Balai Kota Yogyakarta, Kamis (9/4).

Dalam pertemuan dengan wali kota nan juga kader PDI Perjuangan ini, Hasto membahas soal rekonsolidasi fiskal. Dia mengatakan rekonsolidasi fiskal adalah petunjuk dari Ketum Megawati Soekarnoputri.

"Berdiskusi dengan Pak Hasto Wardoyo, Wali Kota Yogya lantaran kebijakan dari Ibu Megawati Soekarnoputri tiga hari setelah terjadinya serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, maka kemudian Ibu Mega mengeluarkan petunjuk untuk melakukan rekonsolidasi fiskal," kata Hasto.

Hasto mengatakan, saat ini pemerintah pusat tengah mengambil kebijakan pemotongan anggaran transfer ke daerah.

"Sehingga kemudian kami banyak berbincang dengan Pak Hasto di dalam rekosolidasi fiskal. Alhamdulillah untuk di Kota Jogja, program-program penemuan nan dilakukan justru malah meningkatkan pendapatan original wilayah nan pertama kalinya mencapai Rp 1 triliun," katanya.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (17/12/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Hal serupa juga terjadi di Jakarta nan dipimpin Gubernur Pramono Anung dan Rano Karno.

"Di Jakarta di bawah kepemimpinan Pak Pramono Anung dan Rano Karno juga bisa meningkatkan PAD dengan cara-cara nan inovatif, kreatif, tanpa menciptakan beban tambahan kepada rakyat," katanya.

Semalam saat berbincang dengan Wali Kota Yogyakarta, salah satu nan dibahas adalah mematangkan program padat karya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Misalnya untuk rehabilitasi Sungai Code nan kelak juga diintegrasikan dengan upaya peningkatan keahlian produksi rakyat," katanya.

"Sehingga saat ini seluruh kepala wilayah dari PDI Perjuangan saling berbagi pengalaman untuk kemudian menampilkan daya produktivitas di tengah beragam kesulitan-kesulitan dalam kehidupan perekonomian kita agar rakyat menjadi konsentrasi perhatian utama kita," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan