Sekjen Hasto Ingatkan URI Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas dan PTN

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Hasto juga mengingatkan pemerintah agar pembentukan URI tidak menimbulkan tumpang tindih dengan peran Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) nan selama ini menjadi tempat pembinaan calon pemimpin nasional.

Menurutnya, Lemhannas telah dibangun sebagai wadah nan mempertemukan pemimpin sipil dan militer dari beragam wilayah untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan kepemimpinan nasional.

“Supaya tidak tumpang tindih. Lemhannas sudah menjadi tempat pembinaan kepemimpinan nasional, baik sipil maupun militer,” katanya.

Hasto menambahkan, setiap perguruan tinggi semestinya dikembangkan berasas peran strategisnya sebagaimana pendapat Presiden pertama RI Soekarno nan menempatkan universitas sebagai City of Intellect.

Ia mencontohkan Universitas Pattimura dan Universitas Cenderawasih nan sejak awal diproyeksikan menjadi pusat pengembangan pengetahuan kemaritiman, sedangkan Institut Pertanian Bogor (IPB) diarahkan menjadi pusat riset ketahanan dan kedaulatan pangan.

“Roh universitas sebagai City of Intellect itu nan kudu dihidupkan kembali. Diferensiasi berasas koridor strategis itulah nan perlu disusun sebelum mendirikan lembaga-lembaga baru,” ujarnya.

Hasto juga menilai bunyi masyarakat mengenai prioritas anggaran pendidikan kudu menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, beragam masukan publik, termasuk mengenai kebutuhan beasiswa, peningkatan kualitas pendidikan, maupun kesejahteraan tenaga pendidik, layak dijadikan dasar dalam merumuskan kebijakan.

“PDI Perjuangan sependapat dengan suara-suara rakyat nan kudu menjadi pedoman dalam kebijakan strategis pemerintah,” tegasnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita