
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu (kanan). (Foto: Instagram/japanfootballassociation)
RENCANA penunjukan pembimbing baru untuk Timnas Malaysia tengah menjadi sorotan hangat di panggung sepak bola Asia Tenggara. Nama pembimbing Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mendadak mencuat sebagai salah satu kandidat kuat untuk memimpin skuad Harimau Malaya dalam mengarungi kampanye kualifikasi Piala Dunia 2030.
Isu ini pertama kali dihembuskan oleh media asal Jepang, Sakanowa, sebelum akhirnya menjadi perbincangan luas di media Vietnam hingga Malaysia. Moriyasu sendiri dilaporkan bakal menyelesaikan masa baktinya berbareng Samurai Biru usai gelaran Piala Asia 2027 mendatang di Arab Saudi.
Langkah Malaysia untuk mendatangkan pembimbing bergengsi bumi tentu memerlukan komitmen finansial nan sangat besar. Agen sepak bola terakreditasi FIFA, Effendi Jagan Abdullah, membeberkan kisaran biaya dahsyat nan wajib disiapkan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) jika serius mau memakai jasa Moriyasu.
Menurut Effendi, standar penghasilan pembimbing bereputasi tinggi asal Jepang di kancah Asia berkisar minimal 30.000 dolar AS (sekira Rp510 juta) per bulan. Namun, nomor tersebut dipastikan melambung jauh hingga 60.000 dolar AS alias menembus Rp1 miliar per bulan untuk pembimbing sekelas Moriyasu.
"FAM kudu siap berinvestasi besar-besaran lantaran kita tidak bisa begitu saja menunjuk pembimbing biasa untuk memimpin Harimau Malaya. Kita kudu memastikan mendapatkan pengembalian nan baik atas duit nan diinvestasikan," ujar Effendi, dikutip dari media Malaysia, Berita Harian, Jumat (16/10/2026).
Hajime Moriyasu (JFA)
1. Sikap Resmi FAM
Gaji dahsyat tersebut turut memicu perhatian dari pemerintah Malaysia. Menteri Belia dan Sukan, Dr. Taufiq Johari, menegaskan bahwa penilaian secara menyeluruh mengenai performa, alokasi anggaran, dan proses kerja bakal dilakukan berbareng FAM serta seluruh pemangku kepentingan sebelum mengambil keputusan.
Sementara itu, Presiden FAM, Datuk Ab Ghani Hassan, merespons santuy berita angin nan beredar tersebut. Ia membantah bahwa pihaknya telah menjalin kontak langsung alias membuka negosiasi resmi dengan pembimbing berumur 56 tahun itu.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·