Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Aceh Timur Verifikasi Ulang 525 Nelayan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur, Aceh, memverifikasi ulang info 525 nelayan terdampak banjir. Verifikasi dilakukan untuk memastikan support pemulihan diterima oleh masyarakat nan betul-betul berhak.

Pemutakhiran info menjadi langkah krusial agar nelayan dapat segera memperoleh support dan kembali menjalankan aktivitas usahanya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Timur Syarifuddin mengatakan pendataan awal mencatat sekitar 600 nelayan terdampak. Setelah pemeriksaan dan perbaikan data, jumlah sementara menjadi 525 orang dan tetap menjalani verifikasi lanjutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memverifikasi ulang sebanyak 525 nelayan terdampak musibah hidrometeorologi guna memastikan penyaluran support tepat sasaran," kata Syarifuddin, dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).

Verifikasi dilakukan Dinas Perikanan berbareng Panglima Laot sebagai lembaga budaya nan menaungi masyarakat nelayan. Tahap awal mencakup pemeriksaan arsip kependudukan, alamat, serta kesesuaian identitas calon penerima dengan kondisi di lapangan.

"Awalnya ada sekitar 600 orang, tetapi setelah diverifikasi ulang lantaran banyak info nan salah, jumlahnya sementara menjadi 525 orang. Data ini tetap belum final lantaran kembali diverifikasi," ujar Syarifuddin.

Pendataan tersebut menjadi bagian dari koordinasi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam menyiapkan penanganan pascabanjir.

Kerusakan nan diverifikasi tidak hanya mencakup perahu dan perangkat tangkap, tetapi juga upaya perikanan lain nan menopang penghidupan masyarakat pesisir.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan pemulihan sektor perikanan menjadi prioritas lantaran banyak masyarakat menggantungkan pendapatan dari aktivitas penangkapan ikan dan budi daya tambak.

Banjir pada akhir November 2025 merusak tambak, menjebol tanggul, serta membawa sedimentasi lumpur nan menghalang sirkulasi air.

Upaya menghidupkan kembali upaya masyarakat telah melangkah dengan support Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sebanyak 4,2 juta benur udang vaname disalurkan untuk tambak seluas 120 hektare sebagai langkah awal mengembalikan produktivitas area budi daya terdampak.

"Yang paling krusial adalah gimana masyarakat bisa kembali berusaha. Pemerintah wilayah bakal terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar support untuk pemulihan sektor perikanan di Aceh Timur dapat terus berlanjut," pungkasnya.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑