Sebut Valencia Tim Lemah, Rodri Minta Maaf

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Rodri menyampaikan keterangan saat diperkenalkan secara resmi sebagai pemain baru FC Barcelona di Barcelona, Spanyol, Selasa (18/8/2026). Foto: Lluis Gene / AFP

Gelandang Barcelona, Rodri, meminta maaf kepada Valencia setelah pernyataannya nan menyebut tim tersebut sebagai "lemah" terekam kamera saat pertandingan.

Rodri tampil sebagai starter ketika Barcelona mengalahkan Valencia dengan skor telak 5-0 dalam laga pekan keempat LaLiga 2026/2027 di Mestalla, Minggu (6/9/2026) lalu. Kemenangan tersebut membikin Barcelona mempertahankan rekor sempurna dengan empat kemenangan dari empat pertandingan.

Barcelona langsung menunjukkan dominasinya sejak awal pertandingan. Lamine Yamal membuka kelebihan pada menit keenam sebelum Fermín López menggandakan skor pada menit ke-22. Raphinha kemudian mencetak gol ketiga pada menit ke-50, disusul Pedri pada menit ke-79. Lamine Yamal melengkapi kemenangan Barcelona dengan gol keduanya pada menit ke-84.

Barcelona tampil sangat dominan sepanjang laga. Menurut info pertandingan, Blaugrana menguasai 74 persen penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Valencia. Hasil tersebut membikin Barcelona mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan mencetak 17 gol pada awal musim.

Bagi Rodri, pertandingan tersebut juga menjadi momen krusial lantaran merupakan penampilan pertamanya sebagai starter Barcelona di LaLiga. Ia tampil selama sekitar satu jam sebelum digantikan Marc Bernal pada menit ke-62.

Namun, setelah ditarik keluar, Rodri justru menjadi sorotan lantaran komentarnya mengenai performa Valencia. Kamera menangkap percakapan Rodri dengan sejumlah pemain Barcelona di bangku cadangan. Berdasarkan pembacaan mobilitas bibir, Rodri diduga mengatakan bahwa Valencia "sangat lemah" dan mempertanyakan keahlian mereka dalam melewati garis tengah.

Rodri berpose dengan jersey FC Barcelona saat diperkenalkan secara resmi sebagai pemain baru di Barcelona, Spanyol, Selasa (18/8/2026). Foto: Lluis Gene / AFP

Pernyataan tersebut kemudian menuai perhatian dan dianggap merendahkan Valencia. Rodri pun memberikan penjelasan sekaligus permintaan maaf saat berbincang kepada A Punt Media di area mix zone.

"Pertama-tama, saya mau meminta maaf kepada siapa pun nan mungkin merasa tersinggung," kata Rodri.

"Saya sudah menelepon kawan saya, Jose Gaya, dan meminta maaf kepadanya serta seluruh skuad Valencia," lanjutnya.

Rodri menegaskan bahwa ucapannya merupakan ekspresi keterkejutan memandang jalannya pertandingan, bukan bermaksud mengejek alias merendahkan Valencia.

"Saya mau memperjelas bahwa itu adalah sebuah ekspresi keterkejutan. Siapa pun nan memandang videonya dapat mengetahui bahwa saya sama sekali tidak bermaksud mengejek alias mengeluarkan tim mana pun dari konteks. Justru sebaliknya," ujarnya.

Rodri juga berambisi Valencia dapat kembali ke posisi nan menurutnya layak sebagai salah satu klub besar di kejuaraan tersebut.

"Saya berambisi Valencia kembali ke tempat nan seharusnya, sebagai salah satu klub terbaik di liga ini," kata dia.

Menurut Rodri, percakapan tersebut merupakan pembicaraan pribadi nan kemudian terekam kamera. Ia juga mengakui bahwa peristiwa tersebut menjadi pelajaran agar lebih berhati-hati dalam berbicara, terutama ketika berada di ruang publik.

"Itu adalah percakapan pribadi. Kita semua kudu belajar bahwa terkadang sesuatu bisa diambil di luar konteks, tetapi saya sama sekali tidak bermaksud menunjukkan rasa tidak hormat," tutur Rodri.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan