Sebulan IHSG: Awal Tahun Perkasa hingga 9.000, Kini Merosot di Bawah 8.000

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

 Awal Tahun Perkasa hingga 9.000, Kini Merosot di Bawah 8.000

Indeks Harga Saham Gabungan bergerak bak roller coster. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan bergerak bak roller coster. Pada perdagangan hari ini, Selasa (2/2/2026), IHSG tertekan 4,88% alias 406 poin ditutup pada level 7.922. 

Sebulan nan lampau alias awal perdagangan tahun ini, 2 Januari 2026, IHSG menguat pada level 8.676. Bahkan di pertengahan perjalanan laju IHSG sempat menembus rekor baru ialah di atar 9.000. 

IHSG pun diyakini banyak analis dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bisa menembus level 10.000 pada tahun ini. 

Purbaya menilai penguatan indeks di awal tahun merupakan cermin dari kepercayaan pasar terhadap pondasi ekonomi nasional nan kian solid.

Namun laju IHSG nan sedang uptrend mendadak kebakaran di akhir Januari alias tepatnya 28 Januari 2026. Pada pembukaan perdagangan, IHSG tiba-tiba ambruk ke level 8.393. Bahkan sempat tertekan hingga 8% sehingga BEI memutuskan untuk penghentian perdagangan sementara (trading halt).

Kejadian ini pun berulang di hari berikutnya, di mana IHSG turun 8% ke level 7.654 dan terjadi lagi trading halt pada 29 Januari 2026. 

Hal ini pun membikin Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri pada Jumat 30 Januari 2026, pasca Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 8 persen dan sempat mengalami trading halt selama 2 hari berturut-turut pada Rabu dan Kamis 28-29 Januari 2026.

Iman mengatakan, pengunduran dirinya dari Jabatan Direktur Utama merupakan corak tanggung jawab atas apa belakangan  terjadi di pasar. IHSG runtuh dari level tertingginya di level 9.000 an pada pertengahan Januari, menjadi di level 8.000 an pada akhir Januari.

"Saya sebagai Direktur Utama dan sebagai corak tanggung jawab saya terhadap apa nan terjadi 2 hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai kepala Utama Bursa Efek Indonesia," ujarnya. 

Hal mengejutkan lainnya terjadi pada Jumat malam, di mana 3 ketua OJK memutuskan mengundurkan diri. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan pengunduran diri Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK), serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK).

Selain itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mirza Adityaswara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat malam. 

Berselang sebulan setelah gejolak pasar di Januari, laju IHSG hari ini sebenarnya dibuka pada level 8.300. Namun berselang beberapa menit, laju IHSG merosot tajam hingga 5% ke level 7.960. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑