Sebanyak 8.177 Mahasiswa KKN UGM Diterjunkan ke 32 Provinsi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Sebanyak 8.177 Mahasiswa KKN UGM Diterjunkan ke 32 Provinsi Ilustrasi(Dok Istimewa)

WAKIL Menteri Perindustrian (Wamenperin) memberikan apresiasi tinggi sekaligus menitipkan misi krusial kepada lebih dari 8.000 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) nan bakal diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode II Tahun 2026.

"Saya mau kita bersama-sama meneriakan kampus kebanggaan kita Universitas Gadjah Mada dengan meneriakan hidup UGM secara bersama. Hidup UGM! Hidup UGM! Hidup UGM! Hidup mahasiswa!" seru Wamenperin dalam aktivitas pengarahan dan penerjunan mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta Koordinator Wilayah (Korwil) KKN-PPM UGM, Jumat (19/6) sore.

Dalam sambutannya, Wamenperin menyampaikan rasa bangga atas konsistensi UGM selama puluhan tahun dalam menjaga hubungan erat antara bumi akademik, masyarakat, dan daerah. Menurutnya, KKN merupakan corak nyata pengabdian kaum intelektual untuk merasakan langsung kondisi masyarakat sekaligus membantu mencarikan solusi sigap terhadap masalah di lapangan.

Menyadari bahwa para mahasiswa bakal menghadapi keragaman budaya, budaya istiadat, dan langkah berpikir di letak penempatan, Wamenperin optimistis tantangan tersebut dapat diatasi.

"Kami percaya dengan semangat persatuan nasional kita, maka pengabdian nan bakal dilakukan adik-adik semua bakal bisa melangkah lancar dan bisa kembali ke kampus kita nan kita cintai untuk menyelesaikan masa pendidikan," ujarnya.

Wamenperin menekankan bahwa potensi alam, sumber daya, dan jaringan nan besar di pedesaan bakal sia-sia jika tidak dirajut menjadi kekuatan industri. Bagi Kementerian Perindustrian, industrialisasi desa adalah jalan keluar dari persoalan ekonomi nan telah dihadapi bangsa selama puluhan tahun.

Secara khusus, Wamenperin meminta support langsung dari ribuan mahasiswa KKN UGM untuk menyentuh sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM). Saat ini, tercatat ada lebih dari 14.000 sentra IKM nan tersebar di beragam kabupaten di seluruh Indonesia.

"Sentra industri mini menengah inilah nan kita harapkan menjadi motor industrialisasi desa. Saya mau support adik-adik semua bisa memberikan banyak ide, gagasan, dan support langsung agar sentra IKM ini bisa kita berdayakan. nan meninggal bisa kita bangunkan kembali, nan tetap separuh jalan kita dorong, dan nan sudah berdiri kuat kita bantu network dan jaringannya," jelas Wamenperin.

Kemenperin menantang para mahasiswa untuk membawa umpan kembali (feedback) ke kementerian setelah masa KKN berakhir, berupa masukan konkret mengenai langkah-langkah strategis nan diperlukan untuk memperkuat sentra IKM ke depan.

Generasi muda, khususnya mahasiswa UGM, diharapkan bisa menjadi jembatan nan kuat antara pengetahuan pengetahuan di kampus dan praktik pembangunan di masyarakat.

"Sesungguhnya masa depan industrialisasi tidak ditentukan hanya oleh pemerintah, tetapi oleh keahlian generasi muda menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Selamat menjalankan pengabdian, selamat membantu rakyat. Jadikan KKN menjadi ruang belajar sekaligus ruang kontribusi membangun Indonesia nan lebih maju, inklusif, dan berkekuatan saing," terang dia.

Rektor UGM, Prof Ova Emilia menyampaikan, total Peserta KKN PPM UGM kali ini berjumlah 8.177 mahasiswa nan disebar ke 32 provinsi.

Penerapan SHE (Safety, Health, and Environment) menjadi konsentrasi pertimbangan mendasar demi memperkuat mitigasi keamanan dan risiko. Sekarang, masing-masing tim mempunyai koordinator SHE unik nan bekerja sama dengan KAGAMA (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada) dan Satgas. UGM juga menyiapkan pelampung untuk letak dengan aktivitas air.

Direktur Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. dr. Rustamaji, M.Kes. menambahkan, Tema besar KKN kali ini adLah mengenai Ketahanan Pangan.

Latar Belakang tema ini dipilih lantaran kondisi geografis Indonesia nan terpencar dan adanya info dari BAPANAS (Badan Pangan Nasional) nan menunjukkan beberapa wilayah letak KKN (seperti Papua) berada dalam area merah ketahanan pangan lantaran sangat berjuntai pada pasokan dari luar. Program diarahkan untuk mendorong kemandirian dan memperbaiki rantai pasok (supply chain). Output Program: Berfokus pada ketahanan ekonomi, nan meliputi pencarian/pengembangan wilayah wisata baru, penguatan UMKM, serta peningkatan literasi finansial dan literasi digital untuk mencegah penipuan di masyarakat nan tetap awam.

"Seluruh mahasiswa bakal ditarik kembali pada tanggal 8 Agustus.2026," tutup dia. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia