Satgas PRR Pastikan Bantuan Pascabencana di Sumatera Tepat Sasaran

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

, JAKARTA, – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) memastikan penyaluran support pascabencana di Sumatera melangkah tepat sasaran dan akuntabel. Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan support disalurkan menggunakan pendekatan berbasis info dari pemerintah daerah.

Penyaluran support nan meliputi agunan hidup, isi hunian, dan stimulan ekonomi dilakukan melalui sistem bottom-up dari info pemerintah kabupaten/kota. Tito menjelaskan, kecepatan penyaluran di tiap wilayah berjuntai pada kecepatan pendataan dan pengajuan dari pemerintah daerah, bukan keterlambatan dari pemerintah pusat.

Untuk memastikan support diterima oleh nan berhak, info penerima support kudu melewati verifikasi berlapis oleh pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pengesahan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). "Kami menemukan ada info dobel di lapangan, sehingga verifikasi sangat penting," kata Tito.

Penyaluran Bantuan di Sumatera

Data Satgas PRR per 13 April 2026 menunjukkan penyaluran support sosial dari Kementerian Sosial di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus berlangsung. Di Aceh, Kabupaten Pidie Jaya menerima support Rp123,66 miliar, Aceh Timur Rp37,68 miliar, dan Aceh Tengah Rp27,14 miliar. Daerah lain seperti Bener Meriah dan Nagan Raya juga mendapat support miliaran rupiah.

Di Sumatera Utara, support disalurkan ke Tapanuli Selatan sebesar Rp14,61 miliar, Langkat Rp8,51 miliar, dan Humbang Hasundutan Rp3,62 miliar. Sementara di Sumatera Barat, Kota Padang Panjang menerima Rp81,81 miliar, Padang Pariaman Rp9,18 miliar, dan Lima Puluh Kota Rp6,75 miliar.

Penyaluran Berkelanjutan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan penyaluran support sosial berkelanjutan, tanpa henti, selama info penerima tersedia dan tervalidasi. "Bantuan sosial pasca-kebencanaan terus kami salurkan," ujar Saifullah saat penyaluran support tahap II di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (10/4).

Di Aceh Tamiang, total support mencapai Rp205,18 miliar, termasuk support agunan hidup, isi hunian, stimulan ekonomi, dan santunan korban meninggal dan luka berat. Pada tahap kedua, support mencapai Rp76,68 miliar, termasuk support bagi 20.908 jiwa senilai Rp28,22 miliar dan support isi kediaman untuk 5.941 kepala family sebesar Rp17,82 miliar.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional