Satgas PRR Kebut Lelang 6 Paket Huntap, 5.415 Unit Siap Dibangun

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta -

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana mempercepat penyelesaian enam paket lelang kediaman tetap (huntap) komunal bagi masyarakat terdampak musibah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan demi mengejar sasaran penyelesaian pembangunan bentuk sebelum akhir tahun 2026.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menangani 25 paket pembangunan huntap komunal dengan sasaran 7.952 unit pada 2026. Sebanyak 19 paket telah ditetapkan pemenangnya, mencakup 5.415 unit huntap nan siap dibangun, sedangkan enam paket lainnya tetap dalam proses penyelesaian lelang.

Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian mengatakan percepatan proses lelang ini krusial dilakukan agar masyarakat terdampak memperoleh kepastian pembangunan hunian. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Terkait Penanganan Bencana Alam, Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan Presiden dan Pembahasan Bantuan Pembangunan Hunian Tetap, Selasa (8/9).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktunya tinggal pendek ini. Ini sudah September, Oktober, November, Desember, tinggal tiga bulan setengah," ujar Tito dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2026).

Tito mengatakan 19 paket nan telah mempunyai pemenang kudu segera memasuki tahap pelaksanaan. Sementara itu, enam paket lelang tersisa diharapkan dapat diselesaikan dalam satu hingga dua pekan ke depan.

"Ada 25 paket nan dikerjakan oleh Kementerian PKP. Proses lelangnya sudah berjalan, 19 paket tinggal enam paket lagi. Mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu seminggu dua minggu ini," tutur Tito.

Satgas PRR bakal mengoordinasikan percepatan penyelesaian lelang berbareng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Koordinasi tersebut diarahkan agar proses pengadaan tetap memenuhi ketentuan, sekaligus tidak menghalang dimulainya pekerjaan konstruksi.

"Pak Menteri PKP mau secepat mungkin, sehingga ada rencana kelak Senin kita bakal datang ke BPKP berbareng LKPP. Intinya agar sigap selesaikan lelang," ungkap Tito.

Huntap komunal nan dibangun pemerintah merupakan rumah jenis 36 dengan dua bilik tidur, satu bilik mandi, meja dapur, listrik, air bersih, dan tangki septik. Kawasan kediaman juga disiapkan dengan jalan lingkungan, drainase, penerangan jalan, balai warga, sarana ibadah, ruang terbuka hijau, serta menara air.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan percepatan pembangunan kudu tetap dilandasi kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Hal ini sesuai dengan pengarahan Presiden nan menuntut kerja sigap demi rakyat.

"Sesuai pengarahan Presiden Prabowo kita bekerja kudu lebih sigap ya buat rakyat kita nan juga sudah menderita, Kita kudu bekerja punya empati dan simpati nan tinggi," pungkas Maruarar.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News