Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan, Cari Solusi demi Menjaga Kepentingan Anak

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Aktris Sarwendah bercerita tentang seremoni Tahun Baru Imlek nan berbeda tahun ini. Ia tetap berada dalam masa berkabung setelah kepergian sang ayah, Hendrik Lo namalain Yeye, nan meninggal bumi pada 19 Juli 2025. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Sarwendah didampingi kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, menyambangi instansi Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat. Kepada awak media, Chris mengatakan kehadiran kliennya kali ini demi mencari sebuah solusi.

Solusi nan dicari Sarwendah berangkaian langsung dengan kedua putrinya dari Ruben Onsu, Thalia dan Thania.

"Kedatangan kami sederhana ya bahwa Sarwendah adalah seorang perempuan, anak-anaknya juga seorang perempuan. Kami di sini berdiskusi, kami di sini mencari solusi. Kami tidak bermaksud apa pun ya, apalagi hal-hal nan negatif tidak ada, kami di sini hanya berbincang dan mencari solusi ya," kata Chris di instansi Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/6).

Kepada para komisioner nan menerima langsung kehadirannya, Sarwendah membeberkan mengenai kronologi nan terjadi dalam pernikahannya dengan Ruben Onsu.

"Alhamdulillah diterima oleh komisioner dan mereka juga sangat men-support Wendah sebagai seorang wanita dan apa nan sudah kami sampaikan itu adalah corak kejadian sebenarnya, kronologis sebenarnya apa nan terjadi dari awal Sarwendah menikah sampai akhir," ucap Chris.

Konsultasi dengan pihak Komnas, menurut Chris, bukan untuk mencari siapa pihak nan salah dalam perkara ini. Sebagai kuasa hukum, Chris hanya berupaya agar kliennya bisa menggunakan haknya sebagai wanita dengan baik. Salah satunya ialah soal beberapa poin nan dia konsultasikan ke pihak Komnas Perempuan.

Konferensi pers kuasa norma Sarwendah Chris Sam Siwu dan Abraham Simon di Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

"Kami tidak mencari siapa salah siapa benar, kami hanya menggunakan kewenangan kami ya bahwa di sini ada Komnas Perempuan ya kami gunakan kewenangan pengguna kami sebagai perempuan. Tidak meminta support tetapi hanya menyampaikan hak, support itu dapat dari apa nan dia sampaikan sebenar-benarnya," kata Chris.

Lebih lanjut, Chris mengatakan bahwa kliennya menyampaikan semua dengan sebenar-benarnya dengan bukti nan ada. Pihaknya juga sangat mengapresiasi kepada Komnas Perempuan nan sudah menerima kehadiran kliennya.

"Kami lakukan semua ini demi anak-anak, kami tidak bakal terlalu banyak lagi bicara di media lantaran apa? Menjaga kepentingan anak-anak," tutup Chris.

Diketahui, hubungan antara Ruben Onsu dan Sarwendah belakangan tengah memanas usai keduanya mempermasalahkan soal jatah berjumpa dengan anak.

Ruben merasa dirinya seringkali dipersulit ketika bakal menemui kedua putrinya, padahal sebagai ayah dia pun berkuasa untuk membesarkan kedua putrinya dari Sarwendah.

Tak hanya itu, pihak Sarwendah juga menyinggung soal nafkah kedua putrinya nan sudah 6 bulan belakangan tak dipenuhi Ruben Onsu. Termasuk juga soal rumah nan dijadikan agunan utang perusahaan Ruben Onsu nan turut disinggung Sarwendah.

Adapun Ruben Onsu dan Sarwendah resmi berpisah pada 24 September 2024. ‎

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan