Saldo Simpeda Rp75 Triliun, Ini Tantangan Baru BPD

Sedang Trending 9 menit yang lalu

Saldo Simpeda Rp75 Triliun, Ini Tantangan Baru BPD

Saldo Simpeda Rp75 Triliun, Ini Tantangan Baru BPD (Foto: Freepik)

JAKARTA - Tabungan Simpeda memasuki babak baru. Dengan saldo mencapai sekitar Rp74,86 triliun per Juni 2026, produk tabungan berbareng Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia tersebut terus diperkuat menjadi tabungan nan semakin digital, transaksional dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Agus H Widodo mengatakan, pencapaian Simpeda bukan sekadar mencerminkan besarnya biaya nan sukses dihimpun BPD, tetapi terutama menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada BPD di seluruh Indonesia.

"Rp75 triliun bukan sekadar nomor di neraca. Di belakangnya terdapat kepercayaan masyarakat. Dana tersebut dihimpun dari masyarakat, dikelola secara prudent oleh BPD, kemudian diintermediasikan kembali menjadi pembiayaan bagi masyarakat, UMKM dan bumi upaya untuk menggerakkan ekonomi daerah," ujar Agus dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Menurut Agus, tantangan Simpeda ke depan bukan hanya memperbesar jumlah rekening maupun saldo, tetapi membikin Simpeda semakin relevan dengan perubahan perilaku masyarakat.

Nasabah sekarang memerlukan jasa perbankan nan mudah, cepat, kondusif dan terkoneksi dengan beragam kebutuhan sehari-hari. Karena itu, Asbanda mendorong BPD terus meningkatkan pengalaman digital Simpeda serta memperluas pemanfaatannya untuk pembayaran, transfer, belanja, transaksi merchant dan beragam jasa finansial lainnya.

"Simpeda ke depan tidak cukup hanya menjadi tempat menabung. Kami mau Simpeda semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat—semakin modern, semakin digital dan semakin mudah digunakan, tanpa kehilangan kekuatan utamanya, ialah kedekatan dengan masyarakat daerah," kata Agus.

Transformasi tersebut sekaligus diharapkan semakin memperkuat Simpeda sebagai salah satu sumber biaya ritel nan sehat dan berkepanjangan bagi BPD untuk mendukung kegunaan intermediasi di daerah.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com