Seorang laki-laki berjulukan M. Tomul Adi Kurniawan (19) nekat melompat ke Banjir Kanal Barat, Jakarta Barat, usai melempar kunci sepeda motor dari atas jembatan pada Sabtu (1/8). Nahas nyawanya tak tertolong dan ditemukan meninggal bumi pada Senin (3/8).
Seorang saksi mata bercerita, malam saat kejadian penduduk memandang korban dan seorang wanita cekcok di jembatan nan ada di atas Banjir Kanal Barat.
Usut punya usut, korban dan wanita tersebut merupakan mantan kekasih. Menurut pengakuan wanita tersebut ke penduduk sekitar, pertemuan mereka pada malam itu lantaran korban mengajaknya untuk balikan, namun ditolak.
Korban nan tersulut emosi kemudian melempar kunci sepeda motor mantan kekasihnya tersebut ke kali nan ada di bawahnya. Bahkan, menurut pengakuan mantan kekasihnya, dia sempat dicekik korban saat cekcok.
“Warga lenyap itu nanya ke wanita korbannya, katanya itu mantannya, dia ngajak balikan tapi saya nggak mau. Terus saya dicekik, terus kunci (motor) saya diambil terus dibuang ke kali katanya gitu,” kata Tatyati (61) salah satu saksi mata menceritakan kesaksian sang mantan kekasih kepada kumparan di sekitar Jembatan Roxy, Jakarta Barat, Senin (3/8).
Tak terima oleh perlakuan tersebut, sang wanita mendesak agar laki-laki tersebut turun mengambil kuncinya.
“Yang nyekek cowoknya, kunci dan motornya punya ceweknya, nan ngelempar kunci ke kali si cowoknya. Mungkin ceweknya nyuruh ambilin kunci (yang cowoknya buang). Masih rame, banyak orang jualan, ada nan nyebur nolongin juga,” katanya.
Polisi nan datang setelah kejadian langsung membawa sang wanita ke pos polisi terdekat untuk dimintai keterangan.
Setelahnya, sang wanita tampak menyesal dan terpukul sembari terus memantau upaya pencarian dan menunggu hingga keesokan paginya untuk mengetahui nasib korban.
“Abis itu urusannya di pos (polisi) sama orang tuanya tapi gak tau orang tua cewe alias lakinya. Cewek dan emaknya nungguin sampe pagi di sini (jembatan Roxy), sampai gak mau makan terus bilang jika bisa saya nan nyemplung gantiin dia,” jelasnya.
Korban ditemukan tewas tenggelam oleh petugas campuran dari BPBD DKI Jakarta pada Senin (3/8) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, sekitar 1,5 kilometer dari letak lompat. Jenazah telah diserahkan pada family untuk proses pemakaman.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·