Polantas Polres Manggarai Barat, NTT membagi air bersih cuma-cuma kepada penduduk Desa Baru Cermin, Rabu (24/6).(MI/MARIANUS MARSELUS)
WARGA Padang SMIP, Desa Baru Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat dibuat penasaran ketika iring-iringan kendaraan Satlantas Polres Manggarai Barat memasuki lingkungan mereka pada, Kamis (25/6) siang.
Sebagian mengira petugas kepolisian tengah menggelar operasi lampau lintas. Namun nan datang bukan razia, bukan pula penindakan pelanggaran kendaraan bermotor.
Di belakang kendaraan patroli tersebut, sebuah mobil tangki berisi 5.000 liter air bersih perlahan memasuki area permukiman penduduk nan selama ini kerap menghadapi keterbatasan pasokan air.
Kedatangan polisi siang itu membawa sesuatu nan lebih dibutuhkan masyarakat: air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan berjudul "Polantas Menyapa" tersebut merupakan bagian dari rangkaian hormat sosial Polres Manggarai Barat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 nan diperingati setiap 1 Juli.
Dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, personel Satlantas berbareng penduduk bahu-membahu menyalurkan air bersih ke puluhan jeriken, ember, dan bak penampungan nan telah disiapkan masyarakat.
Antrean penduduk terlihat mengular. Para ibu rumah tangga, lansia, hingga anak-anak menunggu giliran dengan tertib. Di tengah cuaca panas nan menyelimuti Labuan Bajo, support tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat nan membutuhkan.
"Kegiatan ini merupakan corak kepedulian Polri kepada masyarakat. Air bersih merupakan kebutuhan dasar nan sangat penting. Karena itu, kami datang untuk membantu penduduk nan memerlukan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat," kata AKP Parta.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu identik dengan penegakan hukum. Polri juga mempunyai tanggung jawab sosial untuk datang membantu penduduk ketika menghadapi beragam persoalan kehidupan sehari-hari.
"Polantas tidak hanya bekerja mengatur lampau lintas alias melakukan penindakan. Kami mau datang sebagai sahabat masyarakat, membantu ketika dibutuhkan dan memberikan faedah secara langsung," ujarnya.
Di sela aktivitas pembagian air bersih, personel Satlantas juga menyampaikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas. Dengan pendekatan santuy dan dialogis, penduduk diajak memahami pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap rambu lampau lintas, serta budaya berkendara nan aman.
Pendekatan humanis tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selain memperoleh support air bersih, penduduk merasa lebih dekat dengan abdi negara kepolisian nan datang langsung di lingkungan mereka.
Maria (42), salah seorang penduduk Padang SMIP, mengaku berterima kasih atas support nan diberikan.
"Air bersih ini sangat membantu kami untuk kebutuhan memasak, minum, dan keperluan rumah tangga lainnya. Kami berterima kasih kepada Polres Manggarai Barat nan telah peduli kepada masyarakat," ujarnya.
Sebanyak 5.000 liter air bersih sukses disalurkan selama aktivitas berlangsung. Menjelang sore, mobil tangki memang meninggalkan lokasi. Namun kehadiran para polisi siang itu meninggalkan pesan sederhana nan dirasakan warga: polisi bukan hanya datang saat ada pelanggaran, tetapi juga datang ketika masyarakat memerlukan pertolongan. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·